
Ilustrasi kawasan tanpa rokok. Dok. JawaPos
JawaPos.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) menuai pro dan kontra. Banyak yang mengira aturan ini akan mematikan industri rokok hingga menyulitkan perokok.
Anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda KTR DPRD DKI Jakarta Ali Lubis, angkat bicara. Ia menegaskan aturan ini bukanlah larangan merokok secara total.
Ali juga memastikan Raperda KTR tidak akan mengganggu perekonomian masyarakat. Ia menyebut kebijakan ini hanya memperjelas zona larangan merokok yang sebenarnya sudah berlaku selama ini, seperti taman, sekolah, dan rumah sakit.
"Di perda KTR itu, yang perlu digarisbawahi adalah itu kan bukan melarang orang merokok, atau bukan melarang orang menjual rokok secara keseluruhan. Jadi hanya mengatur kawasannya saja," ujar Ali.
Menurut politisi Gerindra itu, aturan ini justru penting demi keselamatan bersama. Ia mencontohkan risiko tinggi kebakaran di tempat hiburan malam yang sering kali dipicu oleh rokok.
"Karena alasannya tempat hiburan malam itu mudah terbakar. Misalnya ada orang habis minum kemudian mabok, ngerokok, jatuh, kena karpet, kena sofa akhirnya terbakar," ucapnya.
Ali pun menyarankan agar tempat hiburan malam menyediakan ruangan khusus merokok yang aman dari potensi kebakaran.
"Makanya kan nanti dalam perjalanan mau seperti apa nih, misalnya harus disiapkan room smoking yang di dalamnya tidak ada benda-benda yang mudah terbakar," jelasnya.
Ali juga meminta publik tidak salah menafsirkan Raperda ini secara berlebihan. Ia menegaskan tidak ada niat pemerintah untuk membatasi ekonomi atau melarang produk tembakau.
"Jadi sebetulnya kalau dibilang mengganggu ekonomi secara keseluruhan atau melarang tembakau sebetulnya enggak, bukan ke arah situ. Itu aja orang-orang menafsirkannya terlalu jauh ke arah sana," katanya.
Ia kembali menegaskan aturan ini bukanlah untuk melarang orang merokok
"Intinya bahwa perda KTR ini itu kan hanya mengatur tempat orang merokok. Jadi bukan larangan orang merokok, atau melarang orang menjual rokok secara keseluruhan," sambungnya.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
