
Ilustrasi banjir rob. (Dok/Jawa Pos)
JawaPos.com - Banjir besar kembali melanda Jakarta akibat kombinasi curah hujan tinggi, banjir kiriman, serta pasang maksimum air laut. Dampaknya tidak hanya menyebabkan 100 RT dan 3 ruas jalan terendam, tetapi juga memaksa 1.026 warga mengungsi ke berbagai lokasi penampungan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, banjir kali ini dipicu oleh sejumlah faktor alam yang terjadi bersamaan. BMKG sendiri telah memberikan peringatan dini banjir pesisir atau Rob dalam rentang waktu 4 Juli - 13 Juli 2025.
Banjir rob Jakarta terjadi karena adanya pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase Perigee dan Bulan Baru.
Selain itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek juga menyebabkan naiknya tinggi muka air di berbagai pos pantau seperti Katulampa, Depok, Sunter Hulu, hingga Angke Hulu. Kondisi ini menyebabkan beberapa kawasan di Jakarta tergenang, dengan ketinggian air mencapai hingga 150 cm.
Banjir terparah terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Di Kelurahan Cipinang Melayu, tercatat 15 RT tergenang dengan ketinggian hingga 150 cm. Sementara di Kelurahan Pela Mampang, 13 RT ikut terendam hingga 150 cm.
Jumlah pengungsi dan lokasi pengungsian di Jakarta pun terus bertambah. Saat ini total jumlah pengungsi mencapai 294 KK atau 1.026 jiwa, tersebar di sejumlah titik penampungan.
Berikut titik lokasi pengungsian di Jakarta beserta jumlah pengungsinya:
Baca Juga: Cara Bikin Mochi yang Unik dan Lucu Buat Ide Jualan, dengan Isian Donat yang Dijamin Laris Manis!
Baca Juga: 5 Zodiak yang Dikenal Paling Setia Menemani Pasangan Lewat Suka dan Duka, Kamu Termasuk Nggak?
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke lokasi terdampak untuk memantau dan menangani genangan. Dinas teknis seperti Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat juga dikerahkan untuk menyedot air dan memastikan saluran air berfungsi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan banjir.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” tambahnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
