Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 September 2024 | 01.33 WIB

Tantangan Ridwan Kamil Jika Pimpin Jakarta, Meningkatkan Kesehatan Mental Warga

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono bakal menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2024). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Ridwan Kamil dan Suswono bakal menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2024). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Di Jakarta, kemarin giliran pasangan calon Ridwan Kamil (RK)-Suswono yang menjalani tes kesehatan di RSUD Tarakan. Dimulai pukul 07.00 WIB, paslon yang akrab disapa Rido tersebut menjalani pemeriksaan selama sembilan jam.

Jalannya pemeriksaan, kata RK, cukup lancar. Bahkan bisa cepat dua jam dari perkiraan. ”Seharusnya 8 jam, satu jamnya dipakai untuk disetrum-setrum oleh dokter saraf. Saya tanya ’Dok, kenapa kami disetrum sana sini? Biar nanti pemimpin harus responsif katanya gitu’. Jadi, sarafnya dicek sana sini, alhamdulillah selamat,” ujar RK dengan nada berkelakar.

Pasangan Rido menjadi yang kedua menjalani tes kesehatan setelah pasangan Pramono Anung-Rano Karno. Sedangkan pasangan Dharma-Kun dijadwalkan hari ini.

Dalam kesempatan kemarin, RK juga mengaku sudah mempersiapkan program untuk meningkatkan kesehatan warga Jakarta jika terpilih dalam kontestasi Pilkada 2024. ”Kita ada program Jakarta lebih sehat, lebih bergerak. Salah satu program kita adalah agar warga Jakarta sehat lahir batin, dimulai dari pemimpin-pemimpinnya,” ujarnya.

Menurut dia, meningkatkan kesehatan merupakan amanah yang tidak boleh ditawar. Amanah itu sejatinya tertuang dalam lirik lagu Indonesia Raya. ”Itulah kenapa di sana terdapat kata bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,” jelas mantan gubernur Jabar itu.

Meningkatkan kesehatan warga tak bisa dijalankan jika para pemimpinnya tak sehat. Terlebih, pemimpin punya tugas yang cukup menantang. Menurut RK, setidaknya ada empat tugas yang perlu dijalankan pemimpin yang baik. Yakni, pemimpin harus bisa membawa kemajuan, pemimpin harus bisa mengakselerasi perubahan, pemimpin harus sensitif terhadap segala hal, serta pemimpin harus mengambil keputusan berdasar data yang ada alias data driven.

”Seorang pemimpin yang baik itu harus bisa menyimplifikasi kompleksitas yang ada. Masalah-masalah yang ada di Jakarta harus bisa disimplifikasi untuk ditemukan solusinya,” ucap dia.

Salah satu tantangan yang harus dibenahi di Jakarta adalah meningkatkan kesehatan mental warganya. Maklum, berdasar riset, Jakarta masuk 10 besar kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia. ”Ini yang akan kami hadirkan solusinya. Kami hadirkan layanan agar warga Jakarta bisa berkonsultasi dengan psikolog,” tandasnya. (far/c7/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore