Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Agustus 2024 | 00.57 WIB

Sebut Pencatutan KTP untuk Dukungan di Pilkada Jakarta Kesalahan Sistem, KPU DKI: Dalam Verifikasi Faktual Dinyatakan TMS

Ilustrasi e-KTP - Image

Ilustrasi e-KTP

JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta buka suara terkait maraknya laporan pencatutan KTP untuk dukungan terhadap Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto di Pilkada Jakarta 2024. termasuk di dalamnya dua anak Anies Baswedan. 

Ketua Divisi Teknis Pemilu KPU DKI Jakarta Dody Wijaya mengatakan, hal itu terjadi karena adanya kesalahan sistem di laman Info KPU yang belum diperbaharui.

"Kami cek memang yang bersangkutan dari sisi administrasi masuk sebagai data dukungan. Namun dari verifikasi faktual, statusnya jadi tidak memenuhi syarat (TMS)," ujarnya kepada wartawan, Jumat (16/8).

"Jadi status dari data dukungan yang bersangkutan dalam verifikasi faktual dinyatakan TMS," sambung Dody. 

Namun, masalahnya di sistem info pemilu saat ini informasi dukungan masih tercampur antara yang di tahap verifikasi administrasi dan pascaverifikasi faktual. "Jadi datanya itu tergabung ya, data verfikasi administrasi dengan verifikasi faktual," ungkapnya. 

Terkait hal itu, ujar Dody, pihaknya sudah memberikan masukan kepada KPU RI bahwa sejumlah data sudah tidak lagi memenuhi syarat. "kami sudah lakukan namanya verifikasi faktual untuk putranya pak Anies tersebut, dan statusnya tidak memenuhi syarat," jelas Dody.

Sehingga, apabila data anak Anies muncul di Info Pemilu, menurutnya itu karena informasi did laman tersebut belum diperbarui. "Seharusnya sudah tidak muncul dalam info pemilu (sebagai pendukung Dharma-Kun)," pungkas Dody.

Sebelumnya, lolosnya nama Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur jalur independen di Pilkada Jakarta menuai kontroversi. Pasalnya, ada banyak orang mengeluhkan KTP-nya dicatut sebagai pendukung Dharma-Kun. 

Salah satu yang mengeluhkan pencatutan KTP itu adalah Anies Baswedan. Meski KTP-nya sendiri tidak dicatut, tapi ia mengaku bahwa KTP dua anaknya dan orang-orang terdekatnya dicatut menjadi pendukung Dharma-Kun. 

"KTP dua anak, adik, juga sebagian tim yang bekerja bersama ikut dicatut masuk daftar pendukung calon independen," ujar Anies dalam unggahannya di akun X, Jumat (17/8).

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore