JawaPos.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi mengusung Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur (cagub) Daerah Khusus Jakarta. PKS masih membutuhkan syarat empat kursi DPRD Jakarta untuk bisa mencalonkan Sohibul Iman sebagai cagub pada Pilkada Jakarta 2024.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengakui untuk bisa memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta tidak bisa mencalonkan seorang diri. PKS membutuhkan kerja sama dengan partai politik lain untuk bisa mengantarkan Sohibul Iman menjadi Jakarta 1.
"Karena kami juga sadar untuk menang tidak bisa sendiri. Bahkan untuk mencalonkan pasangan, kami perlu berkoalisi karena kurang syarat 4 kursi," kata Mardani kepada JawaPos.com, Minggu (23/6).
Mardani meyakini, keputusan ini akan membakar semangat seluruh kader PKS. Mengingat, PKS merupakan partai kader, sehingga wajar mengusung kadernya untuk melenggang ke Jakarta 1.
"Partai yang baik percaya dengan kadernya, PKS partai kader. Karena itu wajar PKS mengajukan kadernya maju cagub," ucap Mardani.
Meski demikian, pengusungan PKS terhadap Sohibul Iman sebagai bakal cagub Jakarta tidak bisa bergerak sendiri, diakui Mardani, saat ini masih berproses. Termasuk soal peluang PKS mendukung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta.
"Semua masih berproses," ucap Mardani saat disinggung peluang dukungan terhadap Anies.
Lebih lanjut, Mardani menyatakan pihaknya telah membuat tim khusus untuk membangun komunikasi politik dengan partai lain pada Pilkada Serentak 2024.
"Ada tim yang ditugaskan. Tapi tetap hubungan dengan semua pihak dijaga baik dan harmonis," tegasnya.
DPP PKS sebelumnya memutuskan akan mengusung Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman sebagai Bakal Calon Gubernur Daerah Khusus Jakarta. DPP PKS menyatakan bahwa Sohibul Iman memiliki rekam jejak yang kompeten.
“Sebagai Partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memperjuangkan kader terbaiknya sebagai Calon Gubernur DK Jakarta. Kandidat yang kami usung adalah Mohamad Sohibul Iman, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS," ucap juru bicara PKS Ahmad Mabruri dalam keterangannya, Minggu (23/6).
Mabruri menambahkan, Sohibul Iman merupakan figur yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni. Sohibul Iman pernah memimpin PKS pada periode 2015-2020.
Dibawah kepemimpinannya, PKS mengalami peningkatan suara dan kursi secara signifikan dari 8,46 juta suara (6,77%) di 2014 menjadi 11,49 juta suara (8,21%) di 2019, atau meningkat dari 40 kursi di 2014 menjadi 50 kursi di 2019.
“Artinya beliau memiliki kepemimpinan yang teruji dalam membawa PKS naik kelas. Beliau juga memiliki jejak yang panjang di dunia politik. terpilih tiga kali menjadi Anggota DPR pada periode 2009-2014, periode 2014-2019, dan periode 2024-2029 dan sempat memimpin DPR RI sebagai Wakil Ketua DPR," pungkasnya.