Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Mei 2024 | 23.36 WIB

DPRD DKI Usul Jukir Liar Minimarket Dibina Jadi Relawan, Tak Paksa Beri Uang Hanya Jaga

Ilustrasi Juru Parkir (Jukir) di area stasiun Tulungagung.

JawaPos.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta August Hamonangan meminta agar Pemprov DKI Jakarta membina juru parkir liar di minimarket untuk tidak memaksa meminta uang kepada para pembeli. Hal itu menurutnya sebagai solusi tengah dari penertiban jukir liar.

Pasalnya, ia mengatakan bahwa jukir liar di minimarket sudah terlanjur banyak dan apabila ditertibkan begitu saja akan banyak pengangguran baru bermunculan.

"Kita juga punya kewajiban moral terhadap jukir liar, apalagi warga Jakarta," ujar August saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (8/5).

"Jadi sebaiknya mereka dibina menjadi relawan parkir," sambungnya.

Dengan begitu, Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta itu menyebut bahwa jukir di minimarket tetal ada, hanya saja tidak menagih uang kepada pembeli.

"Tidak menagih, tapi bisa menerima uang jasa atau tips karena sudah berjasa mengatur dan menjaga kendaraan pelanggan," pungkas August.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengatakan bahwa seharusnya parkir di minimarket-minimarket itu gratis dan tak dipungut biaya.

Menurutnya, bila ada pungutan dari juru parkir liar tersebut berarti bentuk pungli dan dilarang oleh undang-undang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore