Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2024 | 13.36 WIB

Satpol PP DKI Bubarkan Aksi Solidaritas Palestina di CFD, Begini Kronologinya

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menjelaskan alasan pihaknya melakukan upaya pembubaran terhadap aksi solidaritas Palestina yang dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (3/3). - Image

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menjelaskan alasan pihaknya melakukan upaya pembubaran terhadap aksi solidaritas Palestina yang dilaksanakan di kawasan Car Free Day (CFD), Minggu (3/3).

JawaPos.com - Upaya pembubaran aksi solidaritas Palestina dilakukan oleh Satpol PP DKI Jakarta dalam pelaksanaan car free day (CFD) pada Minggu (3/3) kemarin. Aksi solidaritas Palestina itu dilakukan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS).
 
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan, upaya pembubaran itu dilakukan pihak Satpol PP saat aksi solidaritas Palestina dilangsungkan di kawasan CFD, Bundaran HI, Jakarta Pusat. 
 
"Sebenarnya gak ada pembubaran paksa, itu upaya pembubaran," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin (4/3).
 
 
Meski begitu, Dimas menyayangkan adanya upaya pembubaran aksi solidaritas Palestina tersebut. Padahal, menurutnya aksi itu tak mengganggu dan melanggar aturan di CFD.
 
"Bentuk aksi itu juga tidak mengganggu jalannya CFD gitu ya. Jadi kami juga tidak memblokade jalan, kami juga tidak melakukan aksi-aksi yang mengganggu pengguna jalan untuk CFD," ungkapnya.
 
Oleh karenanya, ia menyatakan bahwa di lapangan, pihaknya sempat cekcok dengan pihak Satpol PP terkait upaya pembubaran aksi solidaritas Palestina tersebut. 
 
Tak hanya itu, Dimas juga menyebut bahwa ada upaya dari pihak Satpol PP untuk menggulung banner solidaritas Palestina yang dibawa massa aksi.
 
 
"Jadi memang kita argumentasikan agak alot di awal sampai memang ada video viral teman-teman Satpol PP coba menggulung banner dan juga alat peraga kampanye," terangnya.
 
Namun begitu, aksi solidaritas Palestina yang diselenggarakan sekitar pukul 08.00-09.30 WIB itu tetap berjalan sebagaimana mestinya.
 
"Kemudian dialog segala macem sampai akhirnya diperbolehkan. Aksi berlangsung penyampaian pendapat penyampaian solidaritas dilakukan dan aksi sampai akhir lancar," ungkapnya.
 
"Cuma ketegangan di awal ada perbedaan pendapat dan perbedaan cara pandang untuk menerjemahkan perda soal HBKB," tandas Dimas.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore