
Cawapres Mahfud MD berkunjung ke perkampungan nelayan di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (20/12).
JawaPos.com - Mahfud MD berkunjung ke perkampungan nelayan di Marunda, Jakarta Utara, Rabu (20/12). Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 itu menyoroti fasilitas nelayan saat beraktivitas.
Dia prihatin dengan kelengkapan operasional para nelayan. Di antaranya, dermaga di Marunda masih terbuat dari bambu. Selain itu, kondisi air di sana sangat keruh. Padahal air itu menjadi sumber kehidupan para nelayan.
Untuk itu, cawapres yang kini juga menjabat Menkopolhukam itu bermimpi para nelayan yang menjual tangkapan ikan dapat hidup sejahtera.
“Sebuah tempat yang mungkin kurang mendapatkan perhatian, saya melihat airnya keruh, agak kotor, dan kemudian nelayan bikin dermaga sendiri dari bambu dan sebagainya. Padahal itu salah satu sumber kehidupan mereka," kata Mahfud usai bertemu dengan para nelayan.
Mahfud menyebut Indonesia mempunyai kekayaan yang luar biasa, tetapi tidak diimbangi keseriusan dalam mengelolanya. “Di Natuna di Laut Cina Selatan misalnya, itu banyak sekali kapal-kapal asing masuk dan kita belum cukup punya kemampuan untuk mengamankannya,” tegas Mahfud.
Dalam kesempatan itu, Mahfud turut memakan santapan ikan tangkapan nelayan. Mahfud langsung membakar ikan hasil tangkapan nelayan tersebut.
Dia menekankan, nelayan harus dijamin kesejahteraannya. Sehingga kehidupan mara akan lebih layak di masa mendatang. “Para nelayan butuh jaminan kesejahteraan. Karena tidak setiap hari mereka melaut. Laut ada musimnya,” pungkas Mahfud.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
