
Foto dokumen aktivitas di Bandara Internasional Kemayoran, Jakarta Pusat.
JawaPos.com–Selain peristiwa bersejarah, Kota Jakarta memiliki berbagai macam bangunan tua. Salah satunya adalah Bandara Internasional Kemayoran di Jakarta Pusat.
Jalan Benyamin Sueb, dulu adalah landasan pacu pesawat Bandara Internasional Kemayoran. Berdiri sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang, lokasi bandara pertama di ibu kota negara ini tetap sama yakni di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kemayoran dulu merupakan tempat yang sangat sibuk di Jakarta. Bandara internasional itu memiliki dua landasan pacu yang setiap hari melayani penumpang dari dalam maupun luar negeri.
Tercatat pesawat pertama yang pernah mendarat di Bandara Kemayoran adalah DC-3 milik KNILM yang terbang dari lapangan udara Tjililitan (Sekarang Halim Perdana Kusuma) dua hari sebelum peresmian.
Dikutip dari situs resmi Setneg-PPKK, Pemerintah Kolonial Belanda membangun Bandara Kemayoran pada 1934. Namun bandara itu baru diresmikan dan sudah beroperasi normal pada 4 Juli 1940.
Awalnya, bandara itu berada di bawah pengelolaan, Koninklijke Nederlands Indische Luchtvaart Maatschappy, tapi kemudian Pemerintah Indonesia mengambil alih Bandara Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 1950-an.
Bandara Kemayoran makin dikenal dunia internasional setelah membuka penerbangan luar negeri hingga ke Australia. Bandara Kemayoran mulai diperhitungkan kualitasnya oleh negara-negara luar.
Singapura baru memulai pembangunan Bandara Internasional Changi pada 1980. Hal itu terinspirasi kesuksesan dari Bandara Kemayoran di Jakarta.
Nasib kurang mengenakan terjadi pada Bandara Kemayoran yang harus menutup operasional pelayanan pada 31 Maret 1985. Hal itu karena frekuensi penerbangan yang semakin tinggi di Indonesia.
Kapasitasnya yang terbilang kecil membuat Pemerintah Indonesia memikirkan untuk membangun bandara internasional yang lebih baik fasilitas dan daya tampung yang lebih besar. Dibangun Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.
Selain kapasitasnya yang kecil, tata ruang Kota Jakarta yang semakin ramai tidak memungkinkan untuk melebarkan bangunan di Bandara Kemayoran menjadi salah satu alasan.
Saat ini, bekas dari Bandara Kemayoran telah berganti fungsi menjadi kompleks Pekan Raya Jakarta dan Kotabaru Kemayoran.
Masyarakat yang ingin mengunjungi bekas fasilitas Bandara Kemayoran masih bisa melihat mulai dari ruang tunggu penumpang hingga terminal bandara. Semua masih berdiri kokoh hingga saat ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022