
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto
JawaPos.com - Pemerintah telah memprediksi akan ada 123,8 juta warga akan melakukan mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Tingginya pergerakan warga ini, akan menyisakan pekerjaan berat bagi aparat kepolisian.
Pasalnya, akan banyak rumah-rumah warga yang kosong ditinggal penghuninya. Selain adanya ancaman kebakaran, rumah kosong juga rawan disatroni pencuri.
"Kalau jumlahnya meningkat tentu banyak rumah-rumah yang ditinggalkan, bisa jadi pemudik punya mobil dua karena dia naik bus, naik kereta api, nah ini jadi masalah kita," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto kepada wartawan, Jumat (7/4).
Oleh karena itu, Karyoto menyarankan beberapa solusi kepada warga DKI Jakarta dan sekitarnya. Seperti membuat arus satu arah untuk keluar masuk kendaraan di dalam komplek. Sehingga sekuriti setempat bisa lebih mudah melakukan pengawasan.
Bagi warga yang meninggalkan kendaraan bermotor, disarankan disimpan di lokasi penitipan. "Saya mengupayakan cari tempat penitipan yang berbayar murah, misalnya ada PT A punya space berapa bisa nggak dititipkan barang-barang masyarakat," jelasnya.
Warga juga diminta tak usah sungkan menitipkan kendaraan di kantor polisi. "Setidaknya kalau ada kantor polisi yang halamannya luas, silakan lebih aman," pungkas Karyoto.
Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menyampaikan prediksi terbaru mengenai arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Hasil penelitian terkini, diperkirakan terjadi pergeseran waktu puncak arus mudik.
Hal itu disampaikan Firman setelah penutupan gelar Tactical Floor Game (TFG) bersama Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan dan stakeholder terkait lainnya.
"Diperkirakan satu puncak arus mudik dan dua puncak arus balik," kata Firman di Gedung NTMC Polri, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).
Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Polri, Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan dijelaskan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada Kamis dan Jumat 21-22 April 2023. Prediksi ini mundur dari perkiraan awal.
Kemudian puncak arus balik akan terjadi dua kali. Pertama pada 25-26 April 2023. Lalu gelombang kedua pada 30 April sampai 1 Mei 2023.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
