Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 April 2023 | 18.45 WIB

Kadishub DKI Prediksi 18 Juta Warga Jabodetabek Akan Mudik pada Lebaran 2023

CONTRAFLOW: Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, kemarin (24/12). Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga memberlakukan  rekayasa lalu lintas mulai Km 47 hingga Km 61 arah Cikampek. - Image

CONTRAFLOW: Kendaraan memadati tol Jakarta-Cikampek di kawasan Karawang, Jawa Barat, kemarin (24/12). Untuk mengurai kepadatan, Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai Km 47 hingga Km 61 arah Cikampek.

JawaPos.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memprediksi antusiasme pemudik dari Jabodetabek pada Lebaran 2023 akan sangat tinggi. Bahkan, jumlahnya akan mengalami peningkatan ketimbang tahun lalu.

Syafrin mengatakan, berdasarkan perhitungan pihaknya, jumlah pemudik tahun ini adalah 18 juta orang atau 55 persen dari total penduduk Jabodetabek. Angka ini meningkat 11 persen ketimbang tahun lalu.

"Tahun lalu angkanya 44 persen, tahun ini bertambah jadi 56 persen. Dari jumlah penduduk Jabodetabek. Artinya, ada sekitar 18 juta masyarakat yang mudik," ujar Syafrin kepada wartawan, seperti dikutip Radar Depok (Jawa Pos Group), Selasa (4/4).

Untuk puncak arus mudik, Syafrin menyebut awalnya diprediksi terjadi pada 20 dan 21 April 2023. Namun, kemungkinan tanggal ini meleset lantaran pemerintah memajukan waktu cuti bersama.

Mudik Lebih Awal

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menghimbau masyarakat agar mudik Hari Raya Idul Fitri lebih awal sebelum cuti bersama, tanggal 19 April 2023. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan.

"Iya makanya kan libur tanggal 19, tetapi kita sudah nanti tanggal 14 yang kemungkinan hari Jumat, Sabtu, Minggu kan mudah mudahan sudah ada pemudik yang sudah berangkat untuk memecah, ini harapan pemerintah demikian," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (4/4).

"Pak Kapolri dan Menteri Perhubungan mengusulkan ada tambahan libur tanggal 19, sehingga dipecah tidak menumpuk di satu hari itu, tetapi ada perpecahan masyarakat yang bergerak," imbuhnya.

Di sisi lain, Latif memastikan petugas telah siap mengamankan mudik ada beberapa lokasi yang menjadi pusat pergerakan. Seperti tol Jakarta-Cikampek hingga ke Jawa Timur. Kemudian arah ke Merak, dan Jagorawi menuju Bogor.

"Untuk jalur alternatif khusus sepeda motor itu di jalur yang paling utama adalah dari Halim yaitu nanti sampai dengan Jatiwaringin, Bekasi kabupaten," pungkas Latif.

Diketahui, Polri memprediksi puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2023 akan terjadi pada 19 sampai dengan 21 April 2023. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek, petugas akan memberlakukan sistem oneway.

"Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414. Karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin (3/4).

Sandi melanjutkan, untuk puncak arus balik akan terjadi dua kali yakni pada 24 sampai 25 April 2023 atau H+2 dan H+3 lebaran, dan 29 April hingga 1 Mei 2023.

"Nanti juga akan diberlakukan sistem oneway untuk arus balik, mulai dari KM 414 hingga KM 72," imbuhnya.

"Tentu ini akan terelaksasi karena ada sebagian yg akan mengambik cuti di 17 dan 18 (April) sehingga mereka bs pulang di tanggal 15 dan 16 (April). Kita harapkan karena ada penambahan pergeseran cuti bersama ini juga akan merelaksaksi masyarakat yang mudik," ucapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore