Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2023 | 23.49 WIB

Siap-Siap, Mendekati Ramadan Harga Bahan Pokok Naik Lagi

Pedagang merapihkan telur ayam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).  Menjelang hari Natal dan Tahun baru 2023 sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik, menurut pedagang harga telur ayam naik dari Rp. 28.000 menjadi Rp. 31.000 - 35. - Image

Pedagang merapihkan telur ayam di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022). Menjelang hari Natal dan Tahun baru 2023 sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik, menurut pedagang harga telur ayam naik dari Rp. 28.000 menjadi Rp. 31.000 - 35.

JawaPos.com - Jelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2023/1444 Hijriah, masyarakat mesti mulai bersiap. Tahun ini, Ramadan akan jatuh pada pertengahan bulan depan. Nah, jelang hari-hari besar tersebut, harga pangan biasanya mengalami kenaikan harga, utamanya telur.

"Biasanya naik sebelum Ramadan yang tertinggi adalah telur," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Suharini Eliawati kepada wartawan, Rabu (8/2).

Berdasarkan data Dinas KPKP DKI pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan harga telur paling besar berkisar di 7 persen. Namun, Eli mengaku belum mengetahui jumlah persis kenaikan komoditas telur menuju hari besar agama Islam tersebut.  "Saya tidak tahu (tahun ini). Nanti coba kita lihat untuk periode sekarang, 5 tahun terakhir menurut data kami, tertinggi telur kenaikan harga sampai 7 persen," jelasnya.

Untuk komoditas bahan pokok selain telur, ia mengeklaim bahwa kenaikannya normal menjelang bulan puasa. Sebab, katanya, kenaikan bahan pangan lain biasanya tak mencapai 5 persen.  "Kenapa kita sampaikan biasa, itu saatnya pedagang ingin merasakan kenaikan harga sedikit. Kalau masih di angka 0 sampai 3 persen kenaikan harga masing masing, bagi kami itu kami anggap normal," terangnya.

Untuk mengatasi potensi kenaikan-kenaikan harga bahan pokok itu, Ely menyampaikan bahwa Pemprov DKI akan menggelar pasar murah atau subsidi pangan.  "Jadi kalau subsidi pangan akan jalan terus harganya tetap untuk masyarakat, yang berubah-rubah adalah kami memberikan subsidinya," tandasnya. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore