Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Januari 2023 | 18.06 WIB

1.409 Bencana Terjadi Tahun 2022 di Jakarta, Kebakaran Tertinggi

Ilustrasi kebakaran. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi kebakaran. Dok JawaPos

JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merekapitulasi total bencana yang terjadi di Ibu Kota selama tahun 2022. Hasilnya, bencana kebakaran bertengger di rangking satu sebagai bencana paling sering terjadi di Jakarta.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DKI Jakarta M. Ridwan menjelaskan, sepanjang tahun 2023 telah terjadi sebanyak 1.409 kejadian bencana di DKI Jakarta. Rinciannya, 642 kejadian kebakaran, 127 kejadian banjir, 377 kejadian pohon tumbang, 197 kejadian jalan tergenang, 13 kejadian angin kencang, 14 kejadian tanah longsor, dan 2 kejadian gempa bumi (yang getarannya terasa sampai ke Jakarta).

"Serta 37 kejadian bencana lainnya seperti kejadian bangunan roboh, orang tenggelam, kapal tenggelam dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/1).

Dengan begitu, bencana kebakaran pada gedung dan permukiman menjadi jenis bencana tertinggi yang terjadi sepanjang tahun 2022. Dari data yang ada, Ridwan mengatakan bahwa waktu paling sering terjadi kebakaran adalah bulan Agustus dengan 71 kejadian.

"Karena masih berada dalam musim kemarau," jelasnya.

Dari kejadian itu, BPBD DKI Jakarta mentaksir kerugian yang didapatkan oleh warga yang terkena dampak kebakaran tersebut mencapai hingga Rp 130,6 miliar.

“Didapati hasil perhitungan perkiraan jumlah kerugian pasca kebakaran di sektor pemukiman selama tahun 2022 ditaksir mencapai angka Rp 130.664.015.650," ungkap Ridwan.

Adapun untuk bencana banjir, ia mengatakan bahwa kejadian tertinggi terjadi bulan Oktober (19 kejadian), begitu pula untuk kejadian jalan tergenang (62 kejadian).

"Hal ini disebabkan bulan Oktober menjadi waktu peralihan dari musim kemarau menjadi musim penghujan," jelas Ridwan

Sedangkan untuk kejadian bencana angin kencang, tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 5 kejadian, berbanding lurus dengan kejadian pohon tumbang yang tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 133 kejadian.JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merekapitulasi total jumlah bencana yang terjadi di Ibu Kota selama tahun 2022. Hasilnya, bencana kebakaran bertengger di rangking satu sebagai bencana paling sering terjadi di Jakarta.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DKI Jakarta M. Ridwan menjelaskan, sepanjang tahun 2023 telah terjadi sebanyak 1.409 kejadian bencana di DKI Jakarta. Rinciannya, 642 kejadian kebakaran, 127 kejadian banjir, 377 kejadian pohon tumbang, 197 kejadian jalan tergenang, 13 kejadian angin kencang, 14 kejadian tanah longsor, dan 2 kejadian gempa bumi (yang getarannya terasa sampai ke Jakarta).

"Serta 37 kejadian bencana lainnya seperti kejadian bangunan roboh, orang tenggelam, kapal tenggelam dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/1).

Dengan begitu, bencana kebakaran pada gedung dan permukiman menjadi jenis bencana tertinggi yang terjadi sepanjang tahun 2022. Dari data yang ada, Ridwan mengatakan bahwa waktu paling sering terjadi kebakaran adalah bulan Agustus dengan 71 kejadian.

"Karena masih berada dalam musim kemarau," jelasnya.

Dari kejadian itu, BPBD DKI Jakarta mentaksir kerugian yang didapatkan oleh warga yang terkena dampak kebakaran tersebut mencapai hingga Rp 130,6 miliar.

“Didapati hasil perhitungan perkiraan jumlah kerugian pasca kebakaran di sektor pemukiman selama tahun 2022 ditaksir mencapai angka Rp 130.664.015.650," ungkap Ridwan.

Adapun untuk bencana banjir, ia mengatakan bahwa kejadian tertinggi terjadi bulan Oktober (19 kejadian), begitu pula untuk kejadian jalan tergenang (62 kejadian).

"Hal ini disebabkan bulan Oktober menjadi waktu peralihan dari musim kemarau menjadi musim penghujan," jelas Ridwan

Sedangkan untuk kejadian bencana angin kencang, tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 5 kejadian, berbanding lurus dengan kejadian pohon tumbang yang tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 133 kejadian.JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merekapitulasi total jumlah bencana yang terjadi di Ibu Kota selama tahun 2022. Hasilnya, bencana kebakaran bertengger di rangking satu sebagai bencana paling sering terjadi di Jakarta.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DKI Jakarta M. Ridwan menjelaskan, sepanjang tahun 2023 telah terjadi sebanyak 1.409 kejadian bencana di DKI Jakarta. Rinciannya, 642 kejadian kebakaran, 127 kejadian banjir, 377 kejadian pohon tumbang, 197 kejadian jalan tergenang, 13 kejadian angin kencang, 14 kejadian tanah longsor, dan 2 kejadian gempa bumi (yang getarannya terasa sampai ke Jakarta).

"Serta 37 kejadian bencana lainnya seperti kejadian bangunan roboh, orang tenggelam, kapal tenggelam dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/1).

Dengan begitu, bencana kebakaran pada gedung dan permukiman menjadi jenis bencana tertinggi yang terjadi sepanjang tahun 2022. Dari data yang ada, Ridwan mengatakan bahwa waktu paling sering terjadi kebakaran adalah bulan Agustus dengan 71 kejadian.

"Karena masih berada dalam musim kemarau," jelasnya.

Dari kejadian itu, BPBD DKI Jakarta mentaksir kerugian yang didapatkan oleh warga yang terkena dampak kebakaran tersebut mencapai hingga Rp 130,6 miliar.

“Didapati hasil perhitungan perkiraan jumlah kerugian pasca kebakaran di sektor pemukiman selama tahun 2022 ditaksir mencapai angka Rp 130.664.015.650," ungkap Ridwan.

Adapun untuk bencana banjir, ia mengatakan bahwa kejadian tertinggi terjadi bulan Oktober (19 kejadian), begitu pula untuk kejadian jalan tergenang (62 kejadian).

"Hal ini disebabkan bulan Oktober menjadi waktu peralihan dari musim kemarau menjadi musim penghujan," jelas Ridwan

Sedangkan untuk kejadian bencana angin kencang, tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 5 kejadian, berbanding lurus dengan kejadian pohon tumbang yang tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 133 kejadian.JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merekapitulasi total jumlah bencana yang terjadi di Ibu Kota selama tahun 2022. Hasilnya, bencana kebakaran bertengger di rangking satu sebagai bencana paling sering terjadi di Jakarta.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD DKI Jakarta M. Ridwan menjelaskan, sepanjang tahun 2023 telah terjadi sebanyak 1.409 kejadian bencana di DKI Jakarta. Rinciannya, 642 kejadian kebakaran, 127 kejadian banjir, 377 kejadian pohon tumbang, 197 kejadian jalan tergenang, 13 kejadian angin kencang, 14 kejadian tanah longsor, dan 2 kejadian gempa bumi (yang getarannya terasa sampai ke Jakarta).

"Serta 37 kejadian bencana lainnya seperti kejadian bangunan roboh, orang tenggelam, kapal tenggelam dan lain-lain," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/1).

Dengan begitu, bencana kebakaran pada gedung dan permukiman menjadi jenis bencana tertinggi yang terjadi sepanjang tahun 2022. Dari data yang ada, Ridwan mengatakan bahwa waktu paling sering terjadi kebakaran adalah bulan Agustus dengan 71 kejadian.

"Karena masih berada dalam musim kemarau," jelasnya.

Dari kejadian itu, BPBD DKI Jakarta mentaksir kerugian yang didapatkan oleh warga yang terkena dampak kebakaran tersebut mencapai hingga Rp 130,6 miliar.

“Didapati hasil perhitungan perkiraan jumlah kerugian pasca kebakaran di sektor pemukiman selama tahun 2022 ditaksir mencapai angka Rp 130.664.015.650," ungkap Ridwan.

Adapun untuk bencana banjir, ia mengatakan bahwa kejadian tertinggi terjadi bulan Oktober (19 kejadian), begitu pula untuk kejadian jalan tergenang (62 kejadian).

"Hal ini disebabkan bulan Oktober menjadi waktu peralihan dari musim kemarau menjadi musim penghujan," jelas Ridwan

Sedangkan untuk kejadian bencana angin kencang, tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 5 kejadian, berbanding lurus dengan kejadian pohon tumbang yang tertinggi terjadi bulan Maret sebanyak 133 kejadian.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore