
Photo
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendadak menjadi trending topic di media sosial Twitter. Dia dituding telah menerima gratifikasi rumah mewah dari hasil pengembangan reklamasi di Jakarta Utara.
Dalam isu yang beredar di media sosial itu, rumah gratifikasi ini tampak megah. Terdiri dari 2 lantai. Cat rumah didominasi warna putih, dengan ornamen warna emas.
Bagian depannya terdapat 2 gerbang hitam. Satu gerbang untuk kendaraan, dan satu lainnya untuk pejalan kaki. Rumah tersebut dikabarkan berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penasihat Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik membantah adanya rumor gratifikasi rumah untuk Anies. Dia memastikan, rumah pribadi Anies hanya satu, terletak di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
"Enggak benarlah, itu berita asal. Setahu saya enggak punyalah, dia (Anies) rumahnya yang lama saja, Lebak Bulus itu," kata Taufik saat dihubungi, Sabtu (22/5).
Taufik menilai gambar itu hanya diambil dari media sosial. Menurut dia, rumah seperti itu bukan selera Anies. Dia beranggapan pelaku penyebar hoax ini tidak mengenal baik Anies.
"Orang bikin gambar itu berarti orang yang nggak paham, nggak kenal Pak Anies. Kita lihat rumah Pak Anies itu antik loh, di dalam tanah, atasnya pendopo, bawahnya rumah. Jadi kalau kita ngobrol di pendopo kita nggak tahu di bawah ada rumah," imbuhnya.
Sementara itu, Anggota Komite Pencegahan Korupsi (KPK) DKI Jakarta, Tatak Ujiyati juga membantah tudingan gratifikasi dari proyek reklamasi Ancol ini. Menurutnya, pengembang property Australia Crown Group sudah membangun dan menjual propertinya di Ancol sejak 2019. Sedangkan izin perluasan daratan Ancol baru diterbitkan jauh setelah itu, tepatnya pada 24 Februari 2020.
"Fitnah jahat. Kok berani ya menuduh tanpa bukti begini?" tulis Tatak melalui akun Twitternya @tatakujiyati.
Tatak menjelaskan, Pergub terkait izin perluasan kawasan Ancol berbeda dengan reklamasi teluk Jakarta. Oleh karena itu, dia memastikan kabar yang beredar tidak benar.
"Tadi saya sudah tanya memastikan. Ternyata rumah ini ya memang bukan rumah ABW. Entah rumah milik siapa. Coba ya yang nuduh tolong buktikan tuduhannya. Tuduhan gratifikasi itu kan urusan hukum, langsung saja laporkan KPK kalau punya bukti. Kecuali kalau memang tujuannya sekedar merusak nama baik," ucapnya.
Photo
Pegiat media sosial, Ismail Fahmi juga turut membuat analisa atas isu ini. Melalui akun Twitternya @ismailfahmi, pendiri aplikasi Drone Emprit itu juga memastikan foto yang beredar itu tidak sesuai dengan narasi yang ditudingkan.
Dia bahkan memberikan cara kepada warganet untuk mengecek sumber asli foto tersebut. Bahwa hasil penelusuran secara digital ditemukan jika foto rumah mewah itu berasal dari laman RumahDijual.com. Rumah tersebut dijual seharga Rp 5,5 miliar pada 15 Juli 2018. Lokasi rumah terletak di wilayah Cipayung, Jakarta Timur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022