
Photo
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikritik karena meminta dana bansos Covid-19 kepada pemerintah pusat. Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta dinilai sangat besar.
Hasnaeni atau dikenal wanita emas mengaku banyak mendapat keluhan dari masyarakat tentang tidak meratanya bantuan sosial (bansos) yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Tak sedikit distribusi bantuan juga salah sasaran.
"Apalagi sekarang saya baca berita, Pemprov DKI di bawah Pak Anies, ternyata tidak memiliki anggaran untuk memberikan bansos kepada 1,1 juta warganya. Tidak sanggup dia, Pemprov," tutur Hasnaeni, Kamis (7/5).
Hasnaeni merasa janggal dengan kondisi itu. Mengingat, uang yang dimiliki DKI pada APBD setiap tahunnya cukup besar. Apalagi, sebelumnya Anies ngotot mengalokasikan anggaran cukup besar untuk sebuah ajang olahraga atau program yang dinilai tak pro masyarakat kecil.
"APBD DKI itu tahun ini Rp 87 triliun lho. Masa buat Formula E Rp 1,6 triliun ada, buat bantu rakyatnya sendiri yang sekarang lagi kesusahan nggak ada? Padahal nilai bansos yang diberikan kecil kalau dibandingkan sama kegiatan itu," jelasnya.
Hasnaeni juga ingin Anies turun langsung ke lapangan untuk memastikan tepat-tidaknya sasaran pemberian bansos. Agar, pernyataan Anies mengenai besaran dan distribusi bantuan yang disampaikan melalui media massa, benar adanya, bukan sekadar retorika.
"Saya juga ingin meminta kepada Pak Gubernur, untuk turun ke lapangan langsung memastikan bantuan. Jangan cuma pidato, menyebut sekian miliar atau triliun nilai bantuan, tapi tak memastikan langsung bantuan itu ada, tepat sasaran atau tidak. Pak Jokowi saja turun ke lapangan menyerahkan bantuan," tuturnya.
"Kalau dia turun ke lapangan, pasti bertemu banyak warga yang mengeluhkan bantuan yang tidak tepat sasaran atau warga tidak mampu yang malah tak terima bansos, seperti yang saya temukan," ungkapnya.
Hasnaeni pun terus menyalurkan bantuannya kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Kali ini, ia membagikan beras dan sejumlah uang di sejumlah titik. Antara lain di kawasan Blok A, Pasar Tanah Abang, sekitar Hotel Indonesia (HI), Pasar Minggu, dan wilayah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Total bantuan beras yang disalurkan sebanyak 1 ton. Beras dibagikan sebanyak 5 kg kepada setiap penerima. Selain itu, Hasnaeni juga membagikan uang Rp 50 ribu kepada setiap warga. Menurut Hasnaeni, dirinya ingin lebih banyak lagi masyarakat yang menerima bantuan.
Karena itu ia bergerak dari awalnya membagikan bantuan di sekitar tempat tinggal, menjadi ke wilayah-wilayah lain dimana banyak masyarakat kurang mampu bermukim atau berkumpul. "Kita akan terus bergerak membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, sampai wabah Korona ini selesai," pungkasnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
