
Ilustrasi Tewas
JawaPos.com - Penyidik Polres Jakarta Timur mulai memanggil pihak keluarga siswi SMPN 147 Ciracas yang tewas usai bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 4 bangunan sekolah. Orang tua korban, Dinar Ariefianto dimintai keterangan pertama oleh polisi.
Pemeriksaan dimulai pada Senin (20/1) malam, berlangsung sekitar 8 jam. Materi yang ditanyakan oleh penyidik yakni terkait dugaan telah terjadi perundungan atau bullying kepada korban yang menyebabkan bunuh diri.
Dinar pun diperiksa sejak Senin (20/1) malam, selama delapan jam lamanya pemeriksaan. Ketua tim pengacara Dinar, Defrizal Damaris mengatakan, salah satu poin yang disampaikan kliennya kepada penyidik yakni bahwa anaknya jadi korban perundungan di sekolah.
"Korban pernah curhat ke kakaknya mengenai perundungan di sekolah. Tapi mungkin bukan perundungan fisik. Perundungan verbal, ini yang lagi digali kepolisian, apa motifnya," kata Ketua Tim Pengacara Dinar, Defrizal Damaris, Rabu (22/1).
Defrizal mengatakan, setelah ibu korban meninggal, korban selalu mencurahkan isi hatinya kepada kakak tertuanya. Termasuk perundungan yang dialaminya juga ia ceritakan kepada kakaknya.
"Pernah salah satunya dia (SN cerita) dikeluarkan dari grup WA (Whatsapp) di sekolah. Kalau bully fisik sih enggak pernah disampaikan ke ayahnya," imbuhnya.
Ayah korban baru mengetahui anaknya menjadi korban perundungan setelah insiden bunuh diri terjadi. Saat itu, kakak korban menemui Dinar dan menceritakan perundungan itu "Tapi bully seperti apa kan ayahnya enggak tahu," ucap Defrizal.
Sebelumnya, seorang siswi SMPN 147, Ciracas, Jakarta Timur berinisial SN tewas, setelah mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya. Kejadian ini terjadi pada Selasa (14/1). Belum diketahui pasti penyebab siswa tersebut memutuskan bunuh diri.
"Setelah kita lakukan penyelidikan ternyata memang ada indikasi yang melakukan bunuh diri. Cuma motifnya apa, ini sedang kita selidiki," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciracas, Iptu Mangiring Silaen, Sabtu (18/1).
SN sendiri sempat dirawat di rumah sakit pasca terjatuh. Namun, akhirnya korban tak tertolong dan meninggal pada Kamis (16/1). Setelah mendapat adanya laporan kejadian ini, jajaran Polsek Ciracaras langsung mendatangi sekolah pada malam hari guna mencari fakta hukum.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
