seseorang yang memiliki orang tua yang sering merundung./Freepik/freepik
JawaPos.com - Tidak semua luka terlihat. Sebagian dari kita tumbuh dengan rumah yang tampak “baik-baik saja” dari luar, tetapi menyimpan dinamika yang secara emosional menyakitkan.
Dalam psikologi, pola komunikasi yang merendahkan, mengontrol, mempermalukan, atau memanipulasi anak secara konsisten dapat dikategorikan sebagai bentuk perundungan emosional dalam keluarga.
Istilah seperti emotional abuse telah lama dibahas dalam literatur psikologi perkembangan.
Psikolog seperti Susan Forward dalam bukunya Toxic Parents menjelaskan bagaimana kata-kata orang tua bisa membentuk luka psikologis yang bertahan hingga dewasa.
Sementara itu, John Bowlby melalui teori attachment menekankan bahwa pola interaksi awal antara anak dan orang tua sangat menentukan kesehatan emosional jangka panjang.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (21/2), jika Anda pernah sering mendengar frasa-frasa berikut saat kecil, mungkin ada dinamika perundungan emosional yang terjadi — meskipun dulu itu terasa “normal”.
1. “Kamu terlalu sensitif.”
Kalimat ini sering digunakan untuk menolak perasaan anak. Alih-alih membantu anak memahami emosinya, orang tua justru meremehkan respons emosionalnya. Lama-kelamaan, anak belajar bahwa perasaannya tidak valid.
Dampaknya?
Sulit mengenali emosi sendiri
Merasa bersalah saat sedih atau marah
Cenderung memendam perasaan
2. “Lihat tuh anak orang lain…”
Perbandingan adalah bentuk kontrol yang halus namun menyakitkan. Anak tidak dihargai sebagai individu unik, melainkan sebagai proyek yang harus memenuhi standar eksternal.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
