Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Februari 2021 | 16.16 WIB

Jakarta Hujan Lagi, 193 RT Banjir, di Jaktim Terendam Capai 1,8 Meter

Banjir menggenani kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021). Banjir di kawasan tersebut akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air dari Kali Sunter. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Banjir menggenani kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021). Banjir di kawasan tersebut akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya air dari Kali Sunter. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Hujan kembali mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (20/2) dini hari. Berdasarkan dat BMKG, hujan merata mengguyur wilayah Jabodetabek dengan intensitas sedang hingga lebat. Akibatnya, banjir dan genangan tidak bisa dihindari di wilayah Jakarta.

Berdasarkan data BPBD Provinsi DKI Jakarta hingga pukul 06.00 WIB, sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih terdampak genangan. Total ada 83 RW yang dilaporkan sudah terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto mengatakan, sebanyak 29 RW terdampak di Jakarta Selatan, terdiri dari 44 RT. Dengan ketinggian 40 - 150 cm, dan 7 KK atau 19 jiwa mengungsi. Sementara di Jakarta Timur terdapat 50 RW terdampak, terdiri dari 143 RT, dengan ketinggian 40 - 180 cm, dan 372 KK atau 1.361 jiwa mengungsi. Serta di Jakarta Barat sejumlah 4 RW dan 6 RT terdampak.

"Secara keseluruhan, sebanyak 193 RT dari total 30.470 RT yang terdampak, dengan persentase RT terdampak sebesar 0,633 persen. Dan jumlah pengungsi di seluruh DKI sebanyak 379 KK dengan total 1.380 jiwa," kata Sabdo.

Dia menjelaskan, wilayah terdampak banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan di Jakarta Selatan. Serta luapan PHB Sulaiman, Kali Sunter, Kali Cipinang di Jakarta Timur.

Untuk itu, jajaran Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan unsur TNI/Polri, kelurahan setempat, relawan, hingga masyarakat telah bersiaga menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menghadapi semua kemungkinan. Selain itu, petugas juga memantau secara intensif perkembangan cuaca sehingga bisa merespon dengan cepat apabila cuaca ektrem.

Hingga kini dapat dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat banjir ini. Jajaran lintas dinas Pemprov DKI langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan agar dapat segera surut.

Baca juga: Pemprov DKI Beberkan Penyebab Banjir Jakarta

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kondisi genangan sedang ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air, Damkar, dan PPSU Kelurahan yang ditargetkan akan surut dalam waktu cepat. Kami juga masih mengerahkan personel untuk memantau situasi di lokasi-lokasi yang rawan terdampak genangan," tukas Sabdo.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=EB6SP55aXUQ

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore