
Ilustrasi pilkada serentak akan dilakukan tahun 2018 melibatkan 171 daerah baik tingkat I maupun tingkat II
JawaPos.com - Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memang bakal digelar pada 2020. Kini sudah mulai ada beberapa figur yang digadang-gadang untuk mengikuti kontestasi lima tahunan tersebut. Menariknya di Tangsel terdapat dua perempuan yang bermunculan. Mereka adalah Siti Nur Azizah dan Nur Asia.
Kedua srikandi itu memiliki latar belakang dengan tokoh nasional. Siti Nur Azizah adalah putri dari Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin, sementara Nur Asia istri dari Sandiaga Uno, mantan cawapres periode 2019-2024.
Menurut pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Andriadi Achmad, saat ini terdapat fenomena politik aji mumpung. Yakni ada situasi yang dapat dimanfaatkan untuk memunculkan seorang tokoh untuk berkontestasi di pesta demokrasi. Cara seperti itu sebetulnya tidak bagus dalam percaturan politik. Sebab, sosok yang diusung dalam fenomena aji mumpung itu belum teruji kemampuannya. Termasuk dengan figur Siti Nur Azizah dan Nur Asia.
"Kedua figur itu baru sekadar memanfaatkan popularitas dari keadaan saja," ujar Andriadi Achmad kepada JawaPos.com, Kamis (15/8).
Diketahui, Siti Nur Azizah yang merupakan anak KH Ma'ruf Amin seakan memanfaatkan orang tuanya yang baru saja dinyatakan terpilih di Pilpres 2019. Begitu juga dengan Nur Asia yang lebih diidentikkan dengan Sandiaga Uno. Sebab pada Pilpres 2019, Nur Asia cukup sering turun ke masyarakat dan tampil di tengah publik. "Kalau soal pengalaman kemampuannya di politik belum ada yang bisa dijadikan patokan atas keberhasilannya," imbuh Direktur Eksekutif Nusantara Institute for Political Communication Studies and Research Centre (PolCom SRC) itu.
Di sisi lain Andri melihat fenomena Airin Rachmi Diany selama dua periode memimpin Kota Tangsel cukup menarik. Kota yang baru itu dikenal karena dari sosok Airin. Bahkan kini di kota itu terjadi pertumbuhan ekonomi yang cukup drastis. Terutama dari sisi properti.
Nah, ke depannya apakah Kota Tangerang Selatan kembali dipimpin sosok perempuan? Menurut Andri, potensi itu bisa saja terjadi. Tergantung figurnya yang tampil. Saat ini popularitas dan elektabilitas calon belum terlihat gambarannya. Tahapan pilkada pun jelas.
"Sekarang poinnya, siapa saja yang akan maju di pentas politik janganlah memanfaatkan aji mumpung. Itu hanya merusak khasanah demokrasi," imbuhnya. Fenomena ini terjadi hampir di semua lapisan sejak beberapa tahun terakhir. Baik untuk tingkat pilkada maupun pemilu legislatif. Di memprediksi akan terjadi juga di Pilkada Serentak 2020.
Sementara itu, Siti Nur Azizah kepada JawaPos.com mengklaim bahwa dirinya mau terjun ke politik bukan karena aji mumpung. Saat ini dia menjalin komunikasi dengan semua pihak karena atas dorong beragam elemen. "Langkah saya ini juga direstui abah (KH Ma'ruf Amin, red)," ujarnya mengakui.
Kata Azizah, Ma'ruf hanya berpesan silakan terjun ke politik, asalkan itu memberikan manfaat kepada masyarakat dan menjadi ladang amal ibadah. "Niatkan sebagai sebagai ibadah dan ikhlas," ungkapnya menirukan ucapan Ma'ruf Amin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022