Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Agustus 2021 | 07.09 WIB

Vaksinasi Covid-19 Sudah Capai 100,1 Persen, Ini Penjelasan Dinkes DKI

Ibu hamil saat melakukan  Vaksinasi Covid-19  di Gedung Wira Purusa LVRI DKI Jakarta, Kamis, (12/8/2021). Vaksinasi COVID-19 aman untuk ibu hamil guna membantu membentuk sistem kekebalan tubuh.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Ibu hamil saat melakukan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Wira Purusa LVRI DKI Jakarta, Kamis, (12/8/2021). Vaksinasi COVID-19 aman untuk ibu hamil guna membantu membentuk sistem kekebalan tubuh. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com–Pemprov DKI Jakarta mencatat telah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis pertama kepada 8.951.693 orang atau 100,1 persen sampai 14 Agustus. Sedangkan untuk dosis kedua sudah berhasil mencakup 4.181.318 orang atau 46,8 persen.

Pada hari ini (14/8), warga yang disuntik dosis pertama sebanyak 90.429 orang dan yang disuntik vaksin dosis kedua sebanyak 173.369 orang. Humas Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Irma Yunita mengatakan, cakupan vaksin 100,1 persen di DKI Jakarta belum menyasar seluruh warga berdomisili Jakarta. Sebab, angka tersebut adalah akumulasi dari total keseluruhan vaksinasi di ibu kota.

”Target (vaksinasi) hanya jumlah penduduk DKI. Sedangkan data yang divaksin adalah semua yang divaksin di Jakarta. Jadi DKI banyak melakukan vaksin untuk warga bukan penduduk DKI, tapi beraktivitas di DKI,” terang Irma saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (14/8).

Irma menjelaskan, target Pemprov DKI sebetulnya hanya melakukan vaksinasi kepada 8,8 juta warga, sesuai jumlah asli warga Jakarta. Namun, pemberian vaksinasi saat ini, juga dilakukan untuk warga yang bukan berdomisili di Jakarta.

Secara keseluruhan, warga di DKI Jakarta pada siang hari bisa mencapai 13 juta orang. Dengan asumsi demikian, masih ada sekitar 4 juta orang baik yang ber-KTP DKI maupun pendatang yang belum divaksin.

”Sekitar 13 jutaan jiwa total penduduk DKI pada siang hari. Sekitar 4 jutaan lagi. Yang tahu persis angkanya Dukcapil harusnya,” ujar Irma.

Atas dasar itu, Pemprov DKI Jakarta belum bisa menyimpulkan jika kekebalan komunitas atau herd immunity di ibu kota sudah terbentuk. Sebab, syarat herd immunity yakni sudah 70 persen lebih dari jumlah seluruh warga yang sudah tervaksin.

Dengan asumsi di DKI Jakarta ada 13 juta orang, vaksinasi saat ini baru mencakup sekitar 68 persen warga. Masih kurang untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan target 4 juta warga yang belum divaksin bisa mendapat imunisasi secara bertahap sampai dengan Desember. Untuk stok vaksin sendiri, Dinkes memastikan dalam kondisi mencukupi.

”Pengadaan (vaksin) ada di kemenkes. Kami hanya mendapatkan distribusi. Sejauh ini distribusi  lancar,” ucap Irma.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore