
Ilustrasi Penganiayaan denga Senjata Tajam (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Aparat kepolisian masih mendalami kasus penganiayaan yang menimpa anggota Kostrad, Kopral Dua Heri Triyanto. Diketahui, identitas pelaku ialah Dodi alias Otong. Dia merupakan pria yang ditegur Heri karena berselingkuh. Saat ini, aparat kepolisian telah menangkap pelaku.
Kapolsek Cengkareng, Komisiaris Polisi H. Khoiri mengatakan, dalam menjalankan aksinya, Otong dibantu tiga rekannya. Otong tinggal di RT 02, RW 06 Nomor 41, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. "Rumahnya dekat SMP 132 Kedaung Kaliangke. Ia tinggal bersama orang tuanya Bapak Tatang dan Ibu Sukenti," ujar Khoiri kepada wartawan, Rabu (3/7).
Berbekal informasi tersebut. Polisi melakukan pengejaran kepada pelaku. Selain itu dua saksi juga telah dimintai keterangan. Mereka ialah Muhammad Rokim yang berpofesi sebagai buruh dan pedagang mie ayam bernama Aan. Penyelidikan polisi pun berbuah hasil. Tak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. “Iya sudah ditangkap,” kata Khori.
Hanya saja, Khoiri belum menjelaskan lebih jauh soal penangkapan tersebut. Rencananya Polres Metro Jakarta Barat akan menggelar jumpa pers terkait kasus tersebut sore nanti pukul 16.00 WIB untuk menjelaskan secara lengkap. “Iya (dirilis) jam 16.00 WIB,” pungkasnya.
Sebelumnya, tindak pidana penganiayaan kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang anggota TNI AD Kopda Heri Triyanto, 34. Peristiwa terjadi di dekat rumahnya Jalan Pesing Poglar, Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (2/7). Akibat kejadian itu, korban harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sumber Waras.
Saksi mata kejadian, Nisan, 65, menuturkan kejadian itu bermula ketika terduga pelaku bernama Otong mendatangi selingkuhannya, Mariyam. Heri selaku Ketua RT setempat bersama warga langsung menegur dan meminta pelaku untuk tidak datang. “Dia bilang jangan kemari deh, ngga enak sama warga,” kata Nisan menirukan ucapan Heri.
Namun, pelaku naik pitam saat ditegur. Otong langsung menyerang korban dengan sebilah badig. Melihat itu, warga sempat memukul pelaku dengan balok dan mengenai kepala bagian belakang. Alhasil senjata pelaku beehasil diamankan.
Mendapati kekerasan ini, Heri lantas menbuat laporan ke Polsek Cengkareng. Namun, saat pulang, dia sudah ditunggu oleh Otong dan 3 orang tak dikenal, tak jauh dari rumahnya. Pelaku kemudian mengayunkannya samurai ke arah leher Heri, namun ditangkis. “Kena tangan, korbannya menangkis,” tambah Nisan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
