Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 19.00 WIB

Masih Lakukan Penyelidikan, Polri Gelar Perkara Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Pekan Depan

Petugas evakuasi korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (Raiza Septianto/Radar Bekasi)

JawaPos.com - Sampai saat ini penyelidikan atas kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih terus berjalan. Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya maupun Korlantas Polri tengah melakukan pendalaman. Rencananya pekan depan mereka akan melakukan gelar perkara.

Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kompol Sandhi Wiedyanoe menyampaikan bahwa gelar perkara tersebut akan menjadi penentu arah penyidikan. Termasuk mengungkap penyebab di balik kecelakaan yang merenggut belasan nyawa tersebut.

”Tentunya akan dilakukan gelar perkara terlebih dahulu. Agar strategi penyidikannya tepat. Kemungkinan minggu depan (gelar perkara),” kata dia dikutip pada Kamis (30/4).

Menurut Sandhi, fokus aparat kepolisian saat ini ada pada 2 aspek. Pertama dugaan kelalaian sopir taksi listrik Green SM yang memicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Kedua pemenuhan kewajiban pemerintah daerah (pemda) untuk memasang palang pintu di perlintasan sebidang Jalan Amper, Bekasi Timur.

”Fokus penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Laka Satlantas Polres Metro Bekasi Kota mungkin saja pada kelalaian sopir serta kewajiban Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan palang pintu kereta api sesuai aturan,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan penyidik sudah memeriksa sopir taksi listrik Green SM berinisial RRP. Selanjutnya masinis dan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga akan diperiksa. Rencananya pemeriksaan tersebut berlangsung hari ini.

”Driver taksi online (Green SM) inisial RRP diminta keterangan (oleh polisi) kemarin dan hari ini di Polrestro Bekasi Kota,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada awak media pada Rabu (29/4).

Dalam penyidikan kecelakaan itu, sopir taksi listrik tersebut menjadi salah satu kunci. Sebab, kecelakaan yang sudah menelan 16 nyawa bermula dari insiden yang melibatkan KRL dengan taksi berkelir hijau menyala itu. Setelah menggali keterangan dari sopir, penyidik akan memeriksa saksi-saksi lain dari KAI, termasuk masinis yang bertugas.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore