
Sejumlah pramudi atau pengemudi Transjakarta melintas di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jakarta sedang diguyur hujan, dan bagi Anda pengguna setia Transjakarta, sebaiknya segera cek rute perjalanan pagi ini. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengonfirmasi adanya keterlambatan armada hingga pengalihan rute di sejumlah titik strategis akibat cuaca dan kemacetan lalu lintas.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh faktor cuaca dan aktivitas eksternal yang menghambat laju bus.
Titik Kepadatan: Dari Petukangan hingga Tanjung Priok
Hujan yang mengguyur sejak pagi menyebabkan penumpukan kendaraan di beberapa wilayah. Hal ini berdampak langsung pada waktu tunggu bus (headway) yang menjadi lebih lama dari biasanya.
Beberapa area yang terdampak signifikan antara lain:
- Area Petukangan: Koridor 13, Rute 13B, L13E, dan JAK 107 mengalami keterlambatan akibat kepadatan di sekitar Petukangan hingga kolong Tol JORR.
- Area Matraman: Koridor 4, 4C, 4D, dan 4K terhambat ke arah Galunggung karena volume kendaraan yang meningkat saat hujan.
- Area Tanjung Priok: Koridor 10, 12, Rute 10D, dan sejumlah rute Mikrotrans (JAK 01, 03, 05, 15, 29, 58, 115, 117) mengalami kendala akibat aktivitas bongkar muat kontainer.
Pengalihan Rute Akibat Genangan Air
Selain keterlambatan, Transjakarta terpaksa melakukan penyesuaian operasional di Jakarta Barat. Genangan air di jalanan membuat bus tidak bisa melintas di jalur reguler.
"Rute 3E: Tidak melayani bus stop Royal Palem 1 s/d Mall Taman Palem 1 karena genangan air di Jl. Gunung Merapi," ujar Ayu Wardhani, Kamis (22/1).
Manajemen Transjakarta memastikan bahwa petugas di lapangan tengah berupaya mengurai keterlambatan agar layanan kembali normal secepat mungkin.
"Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Tim kami sedang melakukan mitigasi di lapangan untuk meminimalkan dampak keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas saat hujan serta aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan," lanjut Ayu.
Bagi warga yang akan beraktivitas, sangat disarankan untuk terus memantau posisi bus secara real-time. Pelanggan diimbau untuk tetap berhati-hati dan memantau informasi terkini melalui aplikasi TJ atau media sosial resmi Transjakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
