
Ilustrasi PAM Jaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mulai mengungkap skema Initial Public Offering (IPO) PAM Jaya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2027 mendatang. Ia mengungkapkan, pelepasan saham akan dibatasi sebesar 30 persen.
"Saya berpikir bahwa kalau PAM Jaya ke depannya lebih dikontrol publik atau sudah bisa IPO, dan maksimum IPO-nya adalah 30 persen, saya yakin ini akan membuat perusahaan ini semakin sehat," ujar Pramono Anung saat groundbreaking Gedung PAM Jaya, Kamis (8/1).
Menurutnya, IPO dilakukan untuk memastikan perusahaan penyedia air bersih tersebut menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien dalam melayani warga ibu kota.
Menurut Pramono, keterlibatan publik dalam kepemilikan saham bukan sekadar untuk mencari pendanaan, melainkan menciptakan sistem kontrol yang lebih ketat terhadap manajemen internal.
Pramono mengungkapkan, dorongan IPO ini juga didasari oleh evaluasi sejarah panjang pengelolaan air di Jakarta. Pramono menyoroti kegagalan masa lalu ketika layanan air bersih masih dilakukan oleh pihak swasta.
"Karena dari sejarah, belajar dari PAM Jaya sendiri, dulu ketika dikelola oleh swasta, capaiannya nggak pernah terpenuhi, masyarakatnya seringkali komplain, dan nggak sehat," ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak transisi manajemen sepenuhnya ke tangan PAM Jaya pada 2023, perbaikan signifikan mulai dirasakan oleh warga, terutama di wilayah yang selama ini sulit akses air bersih.
Pramono mengaku telah meninjau langsung beberapa wilayah kritis seperti Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan sebagian Jakarta Barat. Ia menyebut keluhan warga kini secara bertahap mulai teratasi .
"Terutama di wilayah-wilayah masyarakat yang agak fronting, seperti di Jakarta Utara, kemudian Jakarta Timur, dan beberapa di Jakarta Barat, yang dulu mengeluhkan layanan air bersih, sekarang mulai bisa teratasi," jelasnya.
Dengan tren positif ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang target ambisius untuk ketersediaan air bersih bagi seluruh warga. Ditargetkan cakupan layanan PAM Jaya dapat mencapai 90 persen tahun depan.
"Kalau bisa 90 persen di tahun 2026, saya yakin maka di tahun 2029, mudah-mudahan bisa 100 persen, dengan kualitas air yang cukup baik," imbuh Pramono.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
