
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan warga pesisir ibu kota untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025. (Masria Pane)
JawaPos.com - Penetapan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 akan rampung dibahas hari ini, Senin (22/12). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, Dewan Pengupahan akan menyepakati angka final UMP DKI 2026.
"Jadi hari ini, sedang berlangsung saat ini pembahasan antara Dewan Pengupahan yang melibatkan buruh, dengan pengusaha, dan Pemprov DKI," ujar Pramono di Jakarta, Senin (22/12).
Dalam penetapan upah kali ini, Pemprov DKI berpegang teguh pada aturan terbaru dari pemerintah pusat. Pramono menjelaskan bahwa formula penghitungan sudah memiliki batasan yang jelas.
"Acuannya adalah PP 49 Tahun 2025 yang ada range rentang nilai alfa antara 0,5 sampai 0,9," tuturnya.
Ia pun mendesak agar pembicaraan ini menemui titik temu secepatnya.
"Pemerintah DKI tentunya berharap diputuskan hari ini karena kami memberikan kesempatan pembahasan terakhir hari ini," katanya.
Janjikan Tiga Insentif Bagi Pekerja Jakarta
Kabar baiknya, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya fokus pada kenaikan upah nominal. Pramono Anung mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan paket insentif khusus untuk menjaga daya beli para pekerja di Jakarta.
"Pemerintah DKI sudah bersepakat dan kami sudah memutuskan memberikan insentif kepada buruh," tegas Pramono.
Setidaknya ada empat insentif yang akan diberikan Pemprov DKI kepada Pekerja Jakarta. Yakni, Subsidi Transportasi, Air Bersih PAM Jaya, layanan Kesehatan dan
pangan murah.
"Pertama, hal yang berkaitan dengan transportasi. Kedua, kebutuhan air bersih lalu kemudian mereka mau memakai Pam Jaya dan sebagainya tinggal kita subsidi, terus bagaimana kesehatan dan pangan murah," katanya.
Langkah ini diambil mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang membutuhkan perhatian ekstra dari pemerintah daerah.
"Kenapa itu kami lakukan karena saya tahu sekarang ini kondisi masyarakat perlu untuk mendapatkan itu, sehingga untuk DKI Jakarta mudah-mudahan dengan subsidi ataupun atensi yang diberikan pemerintah DKI ini membuat penyelesaian untuk yang berunding bisa segera dilakukan," ungkap Pramono.
Kapan Diumumkan dan Siapa yang Berhak?
Jika kesepakatan tercapai hari ini, Pemprov DKI Jakarta tidak akan menunda-nunda pengumuman hasilnya kepada publik.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
