
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan keselamatan penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan ramp check. (Pane/JawaPos)
JawaPos.com - Pemprov DKI terus memastikan keselamatan penumpang untuk libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Yakni, dengan memastikan seluruh bus penumpang dari terminal laik jalan.
''Untuk penumpang menjadi nyaman, semua sopir yang berangkat dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari darah, urine dan sebagainya,'' terang Gubernur DKI Pramono Anung.
Dia menegaskan, pengecekan kesehatan itu tidak hanya dilakukan kepada sopir utama, tetapi juga sopir cadangan.
Tidak hanya sopir, Pramono juga menyebutkan semua kendaraan diperiksa sebelum berangkat membawa penumpang.
''Dinas perhubungan akan melakukan ramp check secara terus menerus dari 19 November sampai 5 Januari 2026 di terminal-terminal utama,'' kata Pramono. Dia berharap, dengan pengecekan itu, warga Jakarta yang akan merayakan Nataru ke daerah mana pun bisa berjalan dengan lancar.
''Tadi, ada yang akan ke Bali, ada yang ke Sumatera, ada yang ke Padang, dan sebagainya. Mudah-mudahan berjalan lancar, tidak terjadi tumpukan kemacetan dan pemudik bisa menikmati perjalan,'' imbuhnya.
Selain di terminal-terminal utama, ramp check juga akan dilakukan di lokasi wisata mulai 24 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Di antaranya, Ancol, Kota Tua, Monas, Ragunan, dan TMII.
Dalam kesemoatan itu, Pramono juga meminta warga untuk terus update dengan informasi cuaca. Sebab, berdasarkan prediksi BMKG, periode Desember 2025 sampai Januari 2026 diperkirakan akan terjadi cuaca ekstrim.
''Kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan dan memprioritaskan keselamatan dan keamanan dalam melakukan perjalanan selama periode libur Natal 2025 dan tahun baru 2026,'' katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo menuturkan, total tujuh terminal disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan bepergian ke daerah.
Perinciannya, empat terminal utama (Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok) serta tiga terminal bantuan (Muara Angke, Grogol, dan Lebak Bulus).
''Kami mengerahkan 2.500 personel untuk mengatur lalu lintas dan pengawasan di terminal. Di setiap terminal utama juga didirikan Posko Nataru yang diisi oleh personel gabungan dari Dinas Kesehatan, TNI, dan Polri,'' jelas Syafrin.
Untuk mengakomodir pemudik, Syafrin menyebutkan sudah disiapkan armada yang cukup. Total sebanyak 2.893 unit bus yang dilayani 439 perusahaan otobus (PO) Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Perinciannya, Terminal Terpadu Pulo Gebang sebanyak 1.057 unit bus dilayani oleh 126 PO; Terminal Kampung Rambutan sebanyak 1.175 unit bus dilayani oleh 137 PO; Terminal Kalideres sebanyak 567 unit bus dilayani oleh 151 PO; dan Terminal Tanjung Priok: 274 unit bus dilayani oleh 25 PO.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
