
Warga membersihkan lumpur sisa banjir di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Warga yang tinggal di area bantaran sungai di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan melalui kegiatan edukasi diselenggarakan oleh lintas sektor terkait.
Kegiatan edukasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bekasi ini, melibatkan Satgas Teritorial Patroli Sungai Batalion Roket 1 Marinir serta Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat kepada warga Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama mendorong mitigasi banjir, mengurangi risiko longsor serta memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai," kata Ketua Tim Pengendalian Persampahan Dinas LH Kabupaten Bekasi Eddy Sirotim, dikutip Minggu (7/12).
Ia menekankan pentingnya cara mengolah sampah untuk mencegah banjir akibat sumbatan air di daerah aliran sungai, mengingat kapasitas TPA Burangkeng hanya mampu menampung 700 ton dari total 2.100 ton sampah dalam sehari yang dihasilkan masyarakat.
Dirinya mengapresiasi munculnya inisiatif warga setempat yang secara antusias ingin membentuk bank sampah mandiri guna menekan sampah liar, terutama sampah rumah tangga di daerah aliran sungai (DAS).
"Kami dukung penuh dan akan membina sampai berjalan. Jika aktif serta baik secara pelaporan, kami bantu pengajuan alat penunjang. Melalui bank sampah, kami berharap ancaman sampah sungai bisa dikurangi," katanya.
Dansatgaster Patroli Sungai Batalion Roket 1 Marinir Lektol Baron Habibi mengedukasi dari aspek mitigasi serta patroli sungai agar warga mengetahui serta melakukan upaya kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
"Kami sudah menyisir Kali Cikarang dari Klapanunggal Bogor hingga ke muara di utara Bekasi. Kami menemukan beberapa titik rawan longsor dan bangunan liar, termasuk di Desa Danau Indah ini," katanya.
Ia menjelaskan kegiatan edukasi ini sekaligus sebagai tindak lanjut kerja sama antara Gubernur Jawa Barat dengan Kepala Staf Angkatan Laut. Resimen Artileri 1 Marinir serta Batalion Roket 1 Marinir ditunjuk untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah, termasuk di Kabupaten Bekasi.
"Langkah strategis ini kami lakukan untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang diprediksi terjadi di akhir tahun ini," ucap dia.
Kepala Bidang Sungai, Pantai, dan Pengendalian Banjir DSDA Provinsi Jawa Barat Hendra Wardana menjelaskan ancaman bencana hidrometeorologi semakin meningkat akibat perubahan iklim, penurunan kapasitas DAS, urbanisasi tinggi hingga infrastruktur pengendali banjir yang belum sebanding dengan risiko.
"Ketika hujan turun di Puncak Bogor, air dari Bendung Katulampa bisa tiba di Kali Bekasi hanya dalam waktu delapan jam. Jadi meski curah hujan di Bekasi kecil, dampaknya tetap terasa," katanya.
Dirinya menegaskan fokus DSDA Jabar pada peningkatan edukasi, penanaman pohon sukun dan kelapa di sempadan sungai serta kampanye pengelolaan sampah yang lebih bijak.
"Kami juga akan mengusulkan penguatan penegakan hukum bagi pelaku pencemaran dan pelanggaran pada area sempadan sungai," kata dia.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
