
Warga senior mengantre untuk mendapatkan makanan gratis di sepanjang dinding sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, Senin (3/8/2026), karena negara tersebut dicekam oleh gelombang panas nasional. (EPA/Yonhap Korea Selatan)
JawaPos.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda Korea Selatan semakin mengkhawatirkan.
Presiden Lee Jae Myung meminta seluruh kementerian dan pemerintah daerah meningkatkan perlindungan bagi warga setelah jumlah korban meninggal akibat gelombang panas mencapai 16 orang.
Di saat yang sama, suhu udara di negara itu mencetak rekor tertinggi dalam 122 tahun pengamatan cuaca.
Dalam rapat kabinet pada Selasa (4/8), Lee menegaskan pemerintah harus segera mengambil langkah untuk melindungi kehidupan masyarakat.
Termasuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal di tengah lonjakan penggunaan pendingin ruangan (AC).
"Kita perlu melakukan upaya untuk perombakan mendasar sistem krisis nasional, karena cuaca ekstrem ini menjadi normal," kata Lee Jae Myung, dikutip dari CNA.
Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran pemerintah bahwa cuaca ekstrem kini bukan lagi fenomena sesaat, melainkan kondisi yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.
Badan Meteorologi Korea atau Korea Meteorological Administration (KMA) melaporkan Kota Yangsan di wilayah tenggara mencatat suhu mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu (2/8).
Angka tersebut menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat sejak pengamatan cuaca dimulai 122 tahun lalu.
Kondisi panas yang tidak biasa juga melanda ibu kota Seoul. Untuk pertama kalinya, KMA mengeluarkan peringatan gelombang panas bagi sebagian wilayah Seoul dan Provinsi Gyeonggi pada Senin (3/8), sebelum memperluasnya ke seluruh ibu kota sehari kemudian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022