Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 05.50 WIB

Presiden Korsel Beri Peringatan Gelombang Panas, 16 Orang Tewas

Warga senior mengantre untuk mendapatkan makanan gratis di sepanjang dinding sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, Senin (3/8/2026), karena negara tersebut dicekam oleh gelombang panas nasional. (EPA/Yonhap Korea Selatan) - Image

Warga senior mengantre untuk mendapatkan makanan gratis di sepanjang dinding sebuah taman di Seoul, Korea Selatan, Senin (3/8/2026), karena negara tersebut dicekam oleh gelombang panas nasional. (EPA/Yonhap Korea Selatan)

JawaPos.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda Korea Selatan semakin mengkhawatirkan.

Presiden Lee Jae Myung meminta seluruh kementerian dan pemerintah daerah meningkatkan perlindungan bagi warga setelah jumlah korban meninggal akibat gelombang panas mencapai 16 orang.

Di saat yang sama, suhu udara di negara itu mencetak rekor tertinggi dalam 122 tahun pengamatan cuaca.

Dalam rapat kabinet pada Selasa (4/8), Lee menegaskan pemerintah harus segera mengambil langkah untuk melindungi kehidupan masyarakat.

Termasuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal di tengah lonjakan penggunaan pendingin ruangan (AC).

"Kita perlu melakukan upaya untuk perombakan mendasar sistem krisis nasional, karena cuaca ekstrem ini menjadi normal," kata Lee Jae Myung, dikutip dari CNA.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekhawatiran pemerintah bahwa cuaca ekstrem kini bukan lagi fenomena sesaat, melainkan kondisi yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

Suhu 42,5 Derajat Celsius Pecahkan Rekor 122 Tahun

Badan Meteorologi Korea atau Korea Meteorological Administration (KMA) melaporkan Kota Yangsan di wilayah tenggara mencatat suhu mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu (2/8).

Angka tersebut menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat sejak pengamatan cuaca dimulai 122 tahun lalu.

Kondisi panas yang tidak biasa juga melanda ibu kota Seoul. Untuk pertama kalinya, KMA mengeluarkan peringatan gelombang panas bagi sebagian wilayah Seoul dan Provinsi Gyeonggi pada Senin (3/8), sebelum memperluasnya ke seluruh ibu kota sehari kemudian.

Editor: Bayu Putra
Sumber: CNA
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore