
Suasana di Stasiun KRL Tanah Abang Baru, Jakarta, Kamis (06/11/2025). Suami pemilik tumbler Tuku klarifikasi soal kasus tumbler tertinggal di KRL Rute Tanah Abang-Rawabuntu. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kasus tumbler Tuku tertinggal di KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung masih jadi sorotan panas di media sosial.
Kegaduhan ini bermula dari unggahan akun Threads @anitadwdl yang menuding ada sikap tidak bertanggung jawab dari petugas KAI.
Setelah viral dan memicu simpati publik terhadap petugas yang dituding, akhirnya suami dari pemilik akun, Alvin Harris Setiadi, angkat bicara.
Melalui Instagram pribadinya, Alvin menyampaikan permohonan maaf dan mengabarkan perkembangan terbaru kasus tumbler Tuku viral yang menyangkut petugas KAI bernama Argi Budiansyah.
Dalam unggahannya, Alvin Harris Setiadi menyampaikan penyesalan mendalam atas kegaduhan yang terjadi.
"Sebelumnya saya ingin menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimpa Saudara Argi Budiansyah pada tanggal 25 Nov'25 kemarin. Dan kepada seluruh masyarakat yang terimbas dari hasil postingan yang dibuat oleh akun threads istri saya (yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu)," ujarnya dikutip, Kamis (27/11).
Alvin menyatakan, pihaknya masih memproses pencarian tumbler tersebut. Rekaman video CCTV di stasiun Juanda pun sudah dilakukan pada Rabu (26/11). Namun, ia mengaku masih belum bisa membeberkan hasil pengecekan itu.
"Saya mau menginformasikan bahwa proses dari kasus tumbler tersebut sedang kami proses hingga saat ini. Terkait pengecekan CCTV di St. Juanda juga sudah dilakukan oleh Istri saya dan pihak KAI pada Senin, 26 Nov'25 sekitar jam 16.00 WIB. (Saya belum bisa membeberkan hasilnya)," katanya.
Ia menyatakan akan bertanggung jawab dengan masalah ini dan akan menyelesaikannya. Ia berharap kasus ini tidak semakin melebar.
"Saya dan istri akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan kasus ini dan akan terus kami proses agar kasus ini tidak semakin melebar. Secepatnya akan saya bagikan kronologi yang terjadi terkait kejadian kehilangan tumbler tersebut hingga menjadi sebuah postingan yang viral," ucapnya.
Insiden ini bermula dari utas yang diunggah pengguna Threads @anitadwdl. Anita mengaku ketinggalan cooler bag berisi tumbler Tuku biru saat turun di Stasiun Rawa Buntu.
Awalnya tas itu sempat ditemukan dan didokumentasikan. Namun, saat Anita mengambilnya keesokan harinya di Stasiun Rangkasbitung, tumbler tersebut sudah hilang dan tersisa cooler bag. Unggahan Anita yang menuding petugas KAI pun viral.
Petugas keamanan yang dituding, Argi, sempat memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp kepada suami Anita.
Argi menjelaskan bahwa ia menerima tas dari petugas sebelumnya saat stasiun ramai, sehingga ia tidak sempat memeriksa isinya.
Argi bahkan menawarkan solusi cepat. Sebagai bentuk tanggung jawab, ia menawarkan untuk mengganti tumbler Tuku yang hilang tersebut, namun tawaran itu ditolak.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
