
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meninjau pembangunan Waduk Giri Kencana, Cipayung, Jakarta Timur. (Istimewa)
JawaPos.com - Wali Kota Jakarta Timur Munjirin, menyatakan optimisme terkait pembangunan dua waduk di wilayahnya sebagai solusi untuk mengatasi banjir. Hal ini disampaikan saat meninjau langsung lokasi pembangunan waduk di Kecamatan Cipayung.
"Hari ini kita meninjau dua lokasi pembangunan waduk yakni Waduk Giri Kencana, diikuti dengan Waduk Aneka Elok, keduanya terletak di Kecamatan Cipayung sebagai upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meminimalisir banjir di Jakarta Timur," ujar Munjirin, kemarin (11/11).
Munjirin menjelaskan bahwa proses pembangunan kedua waduk tersebut masih berlangsung dan diharapkan selesai tepat waktu. Ia juga menambahkan bahwa pembangunan waduk ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga akan dilengkapi dengan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Sarana dan prasarana di waduk ini akan dibangun sedemikian rupa sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya.
"Secara teknis, Waduk Giri Kencana akan berfungsi mengurangi banjir di aliran tertentu, sementara Waduk Aneka Elok juga memiliki fungsi serupa, " imbuhnya.
Target penyelesaian kedua waduk ini sesuai kontrak adalah 15 Desember 2025. Meskipun demikian, Munjirin berharap pembangunan dapat selesai lebih cepat. Diakuinya bahwa kendala di lapangan adalah faktor cuaca, terutama hujan, namun ia meyakinkan bahwa kendala tersebut dapat diatasi.
Baca Juga: Mendadak Jadi OKB! 3 Shio ini Jadi Kaya Raya dalam Sekejap Setelah Dapat Hoki dan Rezeki Besar
Selain pembangunan waduk, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga terus meningkatkan sarana dan prasarana existing untuk antisipasi banjir, seperti pompa-pompa dan peralatan lainnya. Munjirin telah menginstruksikan agar semua peralatan dicek dan siap digunakan. "Jangan sampai pas kejadian, pompanya tidak ada baterainya atau peralatan lainnya tidak bisa dimanfaatkan," tegasnya.
Posko-posko penanggulangan banjir juga telah diaktifkan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Munjirin mengklaim bahwa upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Timur telah berhasil mengurangi titik banjir dari tahun ke tahun. "Semakin tahun kita kurangi terus, karena kita fokus titiknya di mana, itu kita cicil untuk dikerjakan," ujarnya.
Baca Juga: Orang yang Tetap Cinta Mendalam kepada Pasangan Setelah 30 Tahun Lebih Biasanya Melakukan 8 Hal Ini Secara Diam-Diam Menurut Psikologi
Menanggapi keluhan warga terkait debu akibat pembangunan, Munjirin meminta maaf dan menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya meminimalkan dampak negatif pembangunan. "Namanya juga kerjaan tanah, pasti ada gangguan. Tapi yang penting, kita bisa meminimalkan supaya tidak terjadi kecelakaan," katanya.
Meskipun tidak dapat memberikan angka pasti penurunan titik banjir, Munjirin meyakinkan bahwa dengan adanya waduk dan program-program lainnya seperti pembangunan saluran drainase dan perbaikan turap, masalah banjir di Jakarta Timur dapat diatasi secara signifikan. "Mungkin sekitar 10 persen lah (penurunan titik banjir)," pungkasnya.
Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur Raud menambahkan bahwa Waduk Giri Kencana mampu mereduksi sekitar 20 ribu kubik air. "Ini bisa mereduksi kurang lebih sekitar hampir 20 ribu kubik air dari Phb Cilangkap yang masuk ke sini, sehingga mengurangi yang ke agrowisatanya," jelas Raud.
Waduk Aneka Elok juga memiliki fungsi serupa dengan peningkatan kapasitas tampung sekitar 4 ribu kubik dan tambahan pompa berkapasitas 2 ribu liter per detik. "Dengan adanya tambahan ini, genangan-genangan yang terjadi di sekitar lokasi sudah banyak berkurang," tutupnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
