
Senjata api mainan yang diduga milik pelaku ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11) siang. (Istimewa)
JawaPos.com - Publik dibuat geger oleh beredarnya foto senjata api yang diduga milik pelaku ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11) siang. Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus memastikan senjata itu hanya airsoft gun yang menyerupai AR-15.
Namun yang membuat publik terkejut bukan hanya senjatanya, melainkan tulisan yang terpampang di bagian bodinya.
Senjata tersebut diduga bertuliskan nama-nama pelaku teror terkenal di dunia. Di antaranya, "Brenton Tarrant Welcome To The Hell", "Alexandre Bissonnette", serta tulisan "For Agartha".
Tulisan-tulisan itu menimbulkan tanda tanya besar: apa maksud dan pesan yang ingin disampaikan pelaku di balik nama-nama tersebut?
Nama Brenton Tarrant bukanlah nama asing dalam daftar pelaku teror berdarah dunia. Pria asal Australia bernama lengkap Brenton Harrison Tarrant merupakan pelaku penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada Maret 2019.
Ia menewaskan 51 jemaah Salat Jumat di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood dalam aksi yang disiarkan langsung secara daring. Akibat aksinya, Tarrant dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, hukuman paling berat yang pernah dijatuhkan di Selandia Baru.
Selain nama Brenton Tarrant, tertera pula nama Alexander Bissonnette, pelaku penembakan di Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada, pada tahun 2017. Dalam serangan berdarah itu, enam orang tewas dan delapan lainnya luka berat, tiga di antaranya harus menjalani operasi.
Bissonnette berhasil ditangkap dan kemudian dijatuhi hukuman berat setelah terbukti melakukan penembakan dengan motif kebencian terhadap umat Islam.
Agarta adalah nama yang merujuk pada sebuah kota, kerajaan, atau dunia mistis tersembunyi. Kisah tentang Agarta pertama kali muncul dalam sastra Prancis abad ke-19, yang terinspirasi dari mitos dan legenda Hinduisme serta Buddhisme (dikenal juga sebagai Agarti).
Pada awal abad ke-20, legenda ini kembali populer setelah seorang petualang mengaku pernah mendengar kisahnya saat bepergian ke Mongolia, meski kesaksiannya masih diperdebatkan.
Seiring waktu, Agarta dikaitkan dengan berbagai mitos dunia yang hilang seperti Atlantis, Lemuria, dan Hyperborea, bahkan dengan teori Bumi berongga pada tahun 1950-an.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi pada Jumat (7/11). Pelaku teror yang memicu ledakan tersebut ternyata merupakan siswa sekolah itu sendiri.
Seorang saksi mata yang juga siswa SMA 72 mengatakan pelaku adalah teman satu sekolahnya, siswa kelas XII berinisial FN.
Pelaku dikenal pendiam dan sering menyendiri di lingkungan sekolah. Bahkan FN disebut kerap mengalami bullying. Pelaku juga disebut selalu mengenakan jas warna putih saat berada di sekolah.
ZA menduga menyebut bahwa FN menyimpan dendam kepada teman-temannya karena “perundungan” yang dilakukan terhadapnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
