Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 November 2025, 02.08 WIB

Fenomena Bulan Purnama dan Perigee, Waspada Banjir Rob di Pesisir Jakarta 3–12 November, Ketinggian Hampir 1 meter

ILUSTRASI" Fenomena bulan purnama penuh stroberi terlihat di langit Jakarta, Rabu (11/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI" Fenomena bulan purnama penuh stroberi terlihat di langit Jakarta, Rabu (11/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BPBD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi mulai 3 hingga 12 November 2025.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menuturkan, potensi ini muncul seiring fenomena fase Perigee dan bulan purnama yang dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

"Wilayah pesisir DKI Jakarta seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan berpotensi terdampak banjir rob," ujar Yohan, Rabu (5/11).

Ketinggian Air Laut Maksimum Capai Hampir 1 Meter

Berdasarkan hasil pantauan water level dan prediksi pasang surut, ketinggian air laut pada periode 3–12 November 2025 berada di kisaran 0,35 hingga 0,95 meter atau hampir 1 meter.

"Puncak pasang diperkirakan terjadi pada 7 November 2025 dengan ketinggian mencapai 0,95 meter," jelas Yohan.

Selain faktor pasang air laut, BMKG juga memprediksi adanya peningkatan intensitas hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah DKI Jakarta dalam beberapa hari ke depan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir utara Jakarta, agar tetap waspada dan memantau kondisi cuaca serta pasang air laut secara berkala.

"Jika masyarakat menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," tegas Yohan.

BPBD juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti koordinasi dengan kelurahan pesisir, pemantauan tinggi muka air laut secara real time, serta menyiagakan personel dan peralatan di titik-titik rawan rob.

Masyarakat diimbau untuk mengamankan barang-barang penting ke tempat lebih tinggi dan menjaga saluran air tetap bersih. Serta memperhatikan informasi resmi dari BPBD dan BMKG agar tidak tertipu oleh informasi yang belum terverifikasi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore