
Foto udara suasana Stasiun Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Stasiun Parung Panjang termasuk salah satu stasiun terbesar yang ada di Jabodetabek. Stasiun ini merupakan stasiun kelas besar tipe B. Lokasinya sangat strategis terletak di Parung Panjang dan menjadi andalan bagi warga Legok, Parung Panjang, Cigudeg, dan sekitarnya.
Stasiun ini awalnya melayani kereta api lokal dengan tujuan Stasiun Rangkasbitung. Stasiun Parung Panjang juga pernah memiliki layanan KA Krakatau Ekspres. Akan tetapi sejak 2017 silam, layanan kereta api lokal resmi dihapus dan stasiun ini hanya berfokus pada layanan KRL Commuter Line dengan rute Tanah Abang-Rangkasbitung.
Banyaknya perumahan yang berkembang pesat di Parung Panjang dan sekitarnya dalam beberapa tahun belakangan membuat pengguna layanan KRL terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Situs resmi Commuterline sempat mencatat, Stasiun Parung Panjang pernah mengalami kenaikan jumlah pengguna hingga mencapai 87 persen setiap harinya.
Bangunan stasiun Parung Panjang memiliki 2 lantai dengan layanan perjalanan KRL hanya ada di lantai dasar. Adapun lantai 2 dijadikan sebagai tempat masuk atau keluar para pengguna.
Berikut sejumlah fasilitas yang ada di Stasiun Parung Panjang:
Stasiun Parung Panjang memiliki empat jalur yang semuanya aktif beroperasi melayani para penumpang. Setiap jalur memiliki fungsinya masing-masing sesuai dengan jam perjalanan KRL. Stasiun Parung Panjang melayani perjalanan ke stasiun akhir Tanah Abang atau ke stasiun pamungkas Rangkasbitung.
Salah satu keunggulan Stasiun Parung Panjang memberikan layanan keberangkatan perjalanan KRL yang sering, terutama pada jam-jam sibuk pada pagi dan sore hari. KRL Commuter Line bisa beroperasi dengan interval keberangkatan setiap 10-15 menit untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang dalam jumlah besar. KRL Commuter Line di Parung Panjang beroperasi kurang lebih mulai pukul 03.51 hingga pukul 00.30 WIB.
Stasiun Parung Panjang dilengkapi dengan lift untuk memudahkan para pengguna yang malas atau kesulitan berjalan kaki. Ada dua lift dipasang di Stasiun Parung Panjang, terletak di jalur satu-dua dan di jalur tiga-empat.
Stasiun Parung Panjang menyediakan mesin khusus untuk memudahkan para pengguna KRL mengakses minuman secara gratis. Hanya saja, pengguna harus memiliki wadah minuman sendiri apabila ingin mengambil minuman mengingat stasiun tidak menyediakan wadahnya.
Ada banyak tenant di Stasiun Parung Panjang menjual berbagai jenis makanan dan minuman. Tenant ada di lantai dasar hingga lantai 2 stasiun. Selain makanan dan minuman, ada juga tenant yang memberikan layanan pijat melalui kursi pijat. Bagi yang kecapekan atau pegal, bisa memanfaatkannya sebelum melanjutkan perjalanan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
