Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 21.41 WIB

Terjadi 1.195 Kebakaran di Jakarta sepanjang 2025, Pramono Akui Masih Banyak Pekerjaan Rumah

Sejumlah pedagang mengelar lapak kembali di Pasar Taman Puring, Jakarta, Jumat (08/08/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Sejumlah pedagang mengelar lapak kembali di Pasar Taman Puring, Jakarta, Jumat (08/08/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Kejadian kebakaran masih tinggi di Jakarta. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1.195 kejadian kebakaran terjadi di berbagai wilayah ibu kota. Mulai dari kawasan padat penduduk, gedung-gedung tinggi, dan kawasan industri. Data tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka kegiatan Jakarta Fire Safety Challenge, Senin (15/9).

Menurut Pramono, tingginya angka kebakaran tersebut menjadi indikator bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Mulai dari implementasi program pencegahan kebakaran yang belum terlaksana secara optimal, sistem proteksi dini kebakaran yang telah terpasang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, hingga kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang mampu melakukan pemadaman pada tahap dini secara tepat sebagai langkah antisipasi.

"Dari ribuan kejadian tersebut, sekitar 267 kebakaran berhasil ditangani langsung oleh masyarakat. Saya sebagai gubernur Jakarta sungguh-sungguh menyampaikan terima kasih atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat itu," kata Pramono.

Untuk kekurangan SDM itu, Pramono mengupdate soal rekrutmen anggota baru Damkar DKI Jakarta. Menurutnya, hasil seleksi awal akan segera diumumkan dalam pekan ini.

"Tadi saya sudah tanya ke Pak Bayu (Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta), besok diumumkan siapa saja yang lolos seleksi awal. Lalu, penetapan nama-nama yang seribu orang akan diumumkan Rabu (17/9)," imbuhnya.

Meski kejadian kebakaran masih tinggi, Pramono tetap mengapresiasi kinerja Disgulkarmat DKI. Hal itu disebutkannya karena masih banyak anak-anak Jakarta yang bercita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran (damkar). Kondisi itu disampaikan karena hampir seluruh permasalahan disampaikan masyarakat kepada damkar.

"Kucing ilang, damkar. ATM jatuh, nggak bisa dikeluarkan panggil damkar. Ini membuktikan bahwa damkar memang bekerja multifungsi," imbuhnya. Politisi PDI Perjuangan itu bahkan menyebutkan kinerja petugas damkar tidak hanya diapresiasi secara lokal, tapi juga internasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore