Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 September 2025 | 00.07 WIB

Gubernur Pramono Anung Ajak Warga Jaga Jakarta: Tidak Cukup Hanya Balai Kota. Perlu Keterlibatan Publik

Petugas membersihkan sisa--sisa bangunan halte Transjakarta yang dibakar, Minggu (31/8/2025). Gubernur Jakarta Pramono Anung ajak Warga sama-sama jaga Jakarta. (DLH DKI Jakarta) - Image

Petugas membersihkan sisa--sisa bangunan halte Transjakarta yang dibakar, Minggu (31/8/2025). Gubernur Jakarta Pramono Anung ajak Warga sama-sama jaga Jakarta. (DLH DKI Jakarta)

JawaPos.com - Aksi unjuk rasa masih terus berlangsung di Jakarta beberapa hari belakangan. Oleh karena itu, Gubernur DKI Pramono Anung mengajak warga Jakarta untuk ikut menjaga ibu kota.

''Untuk menjaga Jakarta, tidak cukup hanya Balai Kota. Perlu keterlibatan publik,'' terang Pramono.

Dengan melibatkan publik, Politikus PDI Perjuangan itu juga menyatakan dalam waktu dekat akan membahas kondisi Jakarta dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

''Dalam waktu dekat, kami akan mengadakan rapat Forkopimda, dan saya minta untuk tidak diwakilkan. Semuanya harus hadir,'' tegas Pramono.

Selain itu, untuk menjaga keamanan Jakarta, Pramono juga akan melibatkan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) mulai dari kepemudaan hingga keagamaan yang ada di Jakarta.

Saat ditanya kapan kondisi yang cukup mengkhawatirkan ini akan berakhir, Pram tidak bisa memberikan waktu yang pasti. Menurut dia, kondisi itu juga bergantung terhadap setiap pribadi masyarakat.

''Mengenai ini sampai kapan, tergantung kita sendiri. Apalagi kalau dibandingkan, ini kan bukan hanya di Jakarta. Sekarang hampir menyeluruh di kota-kota besar yang ada di Indonesia. Saya bertanggung jawab yang di Jakarta,'' terangnya.

Untuk Jakarta, dia akan terus berkoordinasi dengan Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya untuk memastikan situasi tetap kondusif.

''Kami pasti mempunyai rasa tanggung jawab untuk mengembalikan kepercayaan publik tentang kota Jakarta ini. Bagaimana kita mau ngomong tentang kota global kalau ada peristiwa itu kemudian kita nggak bisa ngapa-ngapain,'' imbuhnya. 

Oleh karena itu, dia memutuskan membatalkan acara karnaval ''Jakarta Penuh Warna'' yang harusnya dilaksanakan bersamaan dengan CFD hari ini (31/8).

Acara itu awalnya direncanakan untuk memeriahkan HUT ke-80 RI. Meski acara itu dibatalkan, Pram tetap mengizinkan CFD berlangsung di Jakarta.

Lebih lanjut, Pram juga memerintahkan jajarannya untuk membersihkan fasilitas umum yang dirusak oknum saat aksi unjuk rasa memanas. Bahkan, untuk semua pasukan pelangi yang ada di Jakarta diperintahkannya untuk tetap bekerja meskipun hari Minggu.

''Saya minta yang biasanya untuk hari minggu ini kan tidak semua bekerja. Sekarang saya minta minggu ini full bekerja,'' tambahnya.

Terpisah, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menuturkan, gerakan pembersihan itu dilakukan pasukan pelangi sesuai dengan tugas masing-masing.

Misalnya, pasukan Biru dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) turut membersihkan saluran air, sementara Pasukan Kuning dari Dinas Bina Marga memperbaiki infrastruktur jalan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore