Aparat bergerak menangkap massa yang melakukan kericuhan di kawasan Pondok Gede, Bekasi, pada Minggu dini hari (31/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Polisi mulai menangkap sejumlah massa aksi yang berada di jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (30/8) malam hingga Minggu dini hari (31/8).
Dalam video yang diterima JawaPos.com, terlihat polisi berseragam preman tengah menyeret seorang pemuda untuk diamankan.
Sementara sekelompok massa, yang diduga merupakan warga berkumpul di depan Jalan Penghulu II menghalau aparat untuk masuk ke pemukiman mereka.
Dengan menenteng senjata api laras panjang, polisi berseragam preman mulai memburu massa yang membuat onar. Sejumlah tembakan peringatan ke udara dilepaskan, membuat suasana mencekam.
Arus lalu lintas di jalan Raya Jatiwaringin terpantau padat merayap.
Pasar Pondok Gede, Kota Bekasi mulai mencekam, Sabtu (30/8). Massa aksi terlihat mulai membakar ban di tengah jalan hingga menembakkan petasan kembang api.
Serangan itu dibalas dengan tembakan oleh aparat polisi. Akun instagram @info_pondokgede membagikan kondisi terkini di sana.
"Kondisi Saat ini Pasar Pondok Gede Pukul 23:30 WIB, Untuk Sementara Harap hindari Jalur tersebut 30/08/25," tulis akun tersebut.
Dalam video yang dibagikan, terdengar suara tembakan hingga membuat massa berlarian. Di video itu juga terlihat bahwa massa aksi di dominasi oleh anak remaja.
"Woyy tahan woyyy," teriak seorang warga.
Dalam video lainnya yang diterima Jawapos.com, terlihat polisi membawa senjata api laras panjang, sekitar pukul 21.04 WIB. Polisi berseragam preman itu meminta agar massa aksi membubarkan diri.
"Woy bubar," ujar polisi sambil menembakkan senjatanya ke udara.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
