Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 08.06 WIB

Nicolas Jackson Murka usai Chelsea Batalkan Kepindahannya ke Bayern Muenchen di Menit-menit Akhir karena Liam Delap Cedera

Dari kiri, pelatih Chelsea Enzo Maresca, Enzo Fernandez, dan Nicolas Jackson. (BBC)

JawaPos.com-Drama transfer Nicolas Jackson ternyata mengalami plot twist. Itu setelah di menit-menit akhir Chelsea FC memutuskan membatalkan kepindahan Nicolas Jackson ke Bayern Muenchen. Keputusan itu diambil secara mendadak usai striker Liam Delap mengalami cedera hamstring serius ketika The Blues menang 2-0 atas Fulham, Sabtu (30/8).

Melansir dari BBC Sport, Jackson dikabarkan marah besar setelah mengetahui rencana peminjamannya ke Bayern dibatalkan. Padahal, striker 24 tahun itu sudah terbang menggunakan jet pribadi menuju Jerman untuk menyelesaikan kesepakatan awal senilai 13 juta Poundsterling, atau setara Rp 276 miliar tersebut.

“Sumber mengatakan kepada BBC Sport bahwa pemain berusia 24 tahun itu marah dengan gagalnya kepindahan awalnya ke Bayern senilai 13 juta Pounds, dan upaya diperkirakan akan dilakukan untuk menyelamatkan kesepakatan tersebut,” tulis media tersebut.

Langkah Chelsea ini disebut tak lepas dari krisis striker yang mendadak menimpa tim berjuluk The Blues tersebut. Hanya dalam kurun waktu 24 jam, stok penyerang klub London Barat itu menyusut drastis dari empat menjadi hanya satu pemain.

Pertama, Christopher Nkunku resmi dilepas ke AC Milan dengan nilai transfer 36 juta Poundsterling atau sekitar Rp765 miliar. Kemudian, Jackson sudah berada di Jerman untuk merampungkan kepindahannya, sementara Delap tumbang karena cedera.

Dengan kondisi tersebut, Chelsea hanya menyisakan Joao Pedro sebagai striker murni. Ironisnya, Pedro sejatinya lebih sering dimainkan di posisi nomor 10, menggantikan Cole Palmer yang absen.

"Ketika Anda punya dua striker, itu cukup. Tetapi ketika salah satunya cedera selama beberapa minggu, mungkin itu tidak cukup," ujar pelatih Enzo Maresca usai laga, dikutip BBC Sport.

Situasi ini membuat keputusan klub tak bisa dihindari. Chelsea merasa terlalu riskan melepas Jackson, sehingga transfernya ke Bayern terpaksa dihentikan. Sementara itu, Jackson sendiri merasa kecewa berat karena keinginannya bermain reguler di Jerman batal terwujud.

Dalam laga melawan Fulham, Delap sempat berlari mengejar bola sebelum akhirnya terkapar dan digantikan oleh Tyrique George, winger berusia 19 tahun yang notabene bukan striker murni. Meski tampil cukup baik, masa depan George di Stamford Bridge juga masih abu-abu karena ia disebut bisa dipinjamkan sebelum bursa transfer ditutup.

Maresca tak menampik situasi sulit yang kini ia hadapi. "Hari ini kami bermain lebih dari satu jam dengan Tyrique (George), dan dia tampil brilian," kata eks pelatih Leicester City itu. Namun, jelas bahwa stok penyerang Chelsea kini sangat tipis.

Padahal, secara finansial, Chelsea sebenarnya memiliki lini serang yang melimpah. Total lebih dari 300 juta Poundsterling, atau sekitar Rp 6,3 triliun, sudah digelontorkan klub untuk mendatangkan para penyerang. Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak berada di posisi ideal atau justru bermasalah dengan kebugaran.

Krisis ini semakin kentara karena di bangku cadangan hanya tersisa winger Jamie Gittens, rekrutan anyar senilai 48,5 juta Poundsterling atau Rp1 triliun dari Borussia Dortmund. Di luar itu, opsi Chelsea sangat terbatas. Akademi memang punya talenta seperti Shim Mheuka, striker 17 tahun yang mencetak empat gol dalam tiga laga di Premier League 2, tetapi ia masih terlalu muda untuk mengemban beban besar di tim utama.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore