Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Mei 2025 | 13.54 WIB

Program Manggarai Bershalawat: Jurus Baru Gubernur Jakarta Pramono Anung Hentikan Tawuran Berdarah

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya Rano Karno memberikan keterangan kepada media usai pelantikan 59 pejabat baru di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com). - Image

Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakilnya Rano Karno memberikan keterangan kepada media usai pelantikan 59 pejabat baru di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com).

JawaPos.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan akan menyelesaikan persoalan tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan. Salah satu caranya ialah dengan menjalankan program Manggarai Bershalawat.

Gubernur Pramono mengaku telah mempelajari penyebab tawuran di Manggarai. Salah satu faktornya ialah banyaknya pemuda pengangguran. 

"Karena saya sudah mempelajari. Salah satu faktor adalah ketidakberuntungan banyak anak-anak di sana, yang mohon maaf belum punya pekerjaan tetap," ujar Pramono, Selasa (13/5).

Selain itu, fasilitas sarana dan prasarana untuk berolahraga di sana tidaklah termanfaatkan dengan baik.

"Kemudian ada sarana olahraga dan sarana-sarana lain yang tidak termanfaatkan secara baik," ucapnya. 

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Pramono akan menggagas pendekatan baru yang lebih merangkul aspek keagamaan dan sosial. Seluruh kelompok yang bertikai pun akan dilibatkan dalam program itu.

“Sehingga saya akan mengagas apa yang dinamakan Manggarai Bersholawat. Saya akan undang kelompok-kelompok yang bertikai di sana. Ada RW 4, RW 5, RW berapa begitu. Duduk bareng. Apa sih akar permasalahan yang sebenarnya, karena gak bisa hanya menyalahkan saja. Karena menurut saya cara-cara seperti itu lain,” ungkapnya.

Program Manggarai Bershalawat dirancang sebagai ruang dialog damai antar warga. Dalam program itu seluruh pihak akan duduk bersama agar bersepakat berdamai. 

"Ya kita ajak duduk bareng. Karena mayoritas di Manggarai ini kan mohon maaf agamanya Islam. Sholatnya rajin, tapi tawurannya juga sering kan gitu. Sehingga dengan demikian ini untuk didamaikan bersama-sama," katanya.

Meski baru dijalankan sebagai contoh di Manggarai, Pramono tak menutup kemungkinan memperluas program serupa ke wilayah lain di Jakarta. 

“Ya ini saya kan baru contoh saja. Tentunya yang lain ada,” katanya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore