Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Mei 2023 | 15.12 WIB

Kompolnas Bilang Begini Soal Kematian Kasat Narkoba Polres Jaktim

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti pantau sidang kasus MSAT di PN Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti pantau sidang kasus MSAT di PN Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com - Komisioner Kompolnas Poengky Indarti meminta agar publik tidak berspekulasi terkait kematian Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Alfrits Towoliu. Saat ini proses penyelidikan tengah berjalan untuk memastikan kematian korban karena dibunuh atau bunuh diri.
 
Poengky mengatakan, apabila korban memang dibunuh oleh jaringan narkoba maka aparat Kepolisian harus segera bergerak melakukan penyidikan secara mendalam. Pelakunya harus diburu untuk dimintai pertanggung jawaban hukum.
 
"Jika hasil penyelidikan menyatakan almarhum meninggal karena dugaan bunuh diri maka lidik sidik akan dihentikan," kata Poengky kepada wartawan, Senin (1/5).
 
 
Poengky mengatakan, dalam beberapa wakty ke belakang memang ditemui adanya anggita polisi yang bunuh diri. Alasannya pun beragam. Seperti khawatir tersangkut kasus pidana, depresi karena masalah pribadi, faktor ekonomi, dan lain-lain. 
 
Sepanjang 2023, Kompolnas mencatat ada 4 kasus dugaan polisi bunuh diri. Seperti di Samosir, di Gorontalo, di Banten, dan di Jakarta.
 
"Kami melihat bahwa polisi juga manusia biasa yang mempunyai beragam masalah dalam kehidupannya. Oleh karena itu sangat penting bagi pimpinan untuk memperhatikan tidak hanya fisik atau jasmani anggota, melainkan juga perlu merawat mental atau psikis anggota," imbuh Poengky.
 
 
Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Jakarta Timur Buddy Alfrits Towoliu ditemukan tewas mengenaskan di rel kereta api Jalan Jatinegara, Jakarta Timur. Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
 
"Beliau benar merupakaan anggota polri Polda Metro Jaya yang jabatannya saat ini adalah sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/4).
 
Trunoyudo menyebutkan bahwa pihaknya menerima informasi peristiwa itu terjadi pukul 10.15 WIB yang dilaporkan dari pihak penjaga Stasiun Jatinegara.
 
"Dari Polres Metro Jakarta Timur dan juga Polda Metro Jaya Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk pendalaman," jelasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore