JawaPos.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku telah mendapat arahan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memimpin Jakarta. Arahan itu ia dapatkan saat pembekalan oleh Megawati kepada kepala dan wakil kepala daerah terpilih asal PDI-P, Rabu (19/2).
"Tentu kemarin ibu (Megawati) menyampaikan masalah tugas dan fungsi di kami ada tiga kelompok, Gubernur, Bupati, Walikota," ujar Rano Karno, Kamis (20/2).
Rano Karno melanjutkan, dalam pembekalan itu dirinya diminta agar tidak mengabaikan arahan Presiden Prabowo. Berbagai program pemerintah pusat pun harus tetap dikawal hingga tuntas, meski Jakarta memiliki program tersendiri.
"Terutama Gubernur yang juga representatif dari pemerintah pusat, jadi jangan mengabaikan arahan Presiden (Prabowo, Red) itu tugas utama walaupun Jakarta punya program. Tapi program pemerintah pusat harus di kawal sehingga tuntas," terangnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tidak mengikuti pembekalan dari Megawati. Ia telah menemuinya terlebih dahulu sebelum pembekalan dimulai.
"Kebetulan yang ikut pembekalan bang Doel, saya sebelum acara pembekalan bertemu dengan Bu Megawati karena saya ada beberapa janji dalam hal berkaitan dengan rencana pemerintahan ke depan di Jakarta," katanya.
Meski begitu, Pramono berjanji akan tancap gas memenuhi janji kampanyenya dalam 100 hari ke depan. Permasalahan yang akan diatasi dalam 100 hari kepemimpinannya diantara-Nya, Kartu Jakarta Pintar (KJP), pengambilan ijazah yang ditahan sekolah hingga makan siang gratis.
"Ya yang paling utama memenuhi janji-janji yang ada, Kartu Jakarta Pintar, Jakarta Sehat, kemudian ijazah-ijazah yang ada, kemudian mulai mempersiapkan untuk membangun balai rakyat, CCTV, makan siang gratis, sekolah swasta yang kita akan uji coba untuk juga digratiskan, taman-taman di 5 wilayah yang akan kita buka 24 jam," ujar Pramono, Kamis (20/2).
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, semua janji yang ia lontarkan saat masa kampanye merupakan permasalahan nyata yang bisa dituntaskan.
"Jadi semuanya adalah hal-hal real yang kami sampaikan di dalam sosialisasi atau kampanye, karena seperti diketahui bersama, di dalam perjalanan hampir kami tidak pernah menjadikan sesuatu yang tidak mungkin dipercayakan," ungkapnya.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 961 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Pelantikan itu digelar di halaman Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan selamat atas pelantikan terhadap 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang digelar secara serentak. Pelantikan ini merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada pelantikan saudara-saudara. Saya juga ingin menyampaikan selamat atas mandat yang diberikan oleh rakyat dari daerah masing-masing. Saya juga ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya saudara-saudara menjadi kepala daerah masing-masing," kata Prabowo.