Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 00.17 WIB

Dosen Bakal Gelar Mogok Nasional, Pemerintah Diminta Segera Bayar Tukin, Semoga Hati Prabowo Tersentuh

Ilustrasi tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN. (freepik.com)

 
JawaPos.com - Dosen ASN Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) akan menggelar mogok mengajar secara nasional jika tuntutan mereka terkait tunjangan kinerja tidak kunjung dipenuhi. Tuntutan mereka disampaikan dalam aski protes yang digelar di patung kuda Monas, Jakarta Pusat, Senin (3/2).
 
Diketahui, ratusan dosen yang tergabung dalam Aliansi Dosen Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) itu menuntut dua hal kepada Pemerintah. 
 
Pertama, pastikan anggaran dan pencairan Tukin tahun 2025 untuk semua dosen ASN Kemdiktisaintek tanpa pembedaan dosen PTN Satker, BLU dan BH serta dosen-dosen DPK atau dosen PNS yang diperbantukan di Perguruan Tinggi Swasta. Dan tunututan kedua, mendesak pemerintah membayarkan tukin dosen ASN kemdiktisaintek sejak tahun 2020. 
 
 
Ketua Koordinator Nasional (Kornas) ADAKSI Anggun Gunawan mengungkapkan, dengan tidak dibayarkannya tukin, para dosen harus mencari pekerjaan lain untuk bisa bertahan hidup. Kehidupan dosen pun menjadi dilematis ketika harus membeli berbagai buku untuk meningkatkan kompetensi dan memenuhi kebutuhan dapur. 
 
"Kami harus beli susu anak, pempers anak, atau bisa beli buku gitu. Jadi pilihan-pilihannya menjadi berat bagi kami," ujarnya di lokasi, Senin (3/2). 
 
Anggun berharap, hati Presiden Prabowo Subianto dapat terketuk dengan adanya aksi ini. Sehingga, kesejahteraan dosen dapat kembali diperhatikan. 
 
"Kami berharap dengan aksi di hari ini, itu Presiden Prabowo itu tersentuh hatinya untuk memperhatikan terkait dengan kesejahteraan dosen," ucapnya. 
 
Jika tuntutan mereka tetap diabaikan, ADAKSI mengancam akan mengambil langkah lebih lanjut, termasuk mogok mengajar secara nasional. Mogok mengajar akan dilakukan hingga polemik tukin dosen ini diselesaikan pemerintah.
 
"Dan kalau tidak, maka kami akan mengambil langkah yang lebih tinggi lagi levelnya, yaitu teman-teman sudah menyuarakan untuk aksi mogok nasional. Semua dosen itu akan berhenti mengajar, memberikan pelayanan kepada mahasiswa, sampai pemerintah berkomitmen untuk membayarkan tukin kami," tegasnya.
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore