JawaPos.com - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di satu sekolah di Glodok, Taman Sari, Jakarta Pusat diliburkan. Kebijakan itu diambil lantaran akses jalan menuju sekolah di tutup oleh Dinas Perhubungan Jakarta akibat terdampak kebakaran hebat yang melanda Glodok Plaza di Kelurahan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat.
"Terkait musibah kebakaran di Plaza Glodok, terdapat 1 sekolah SDN Pinangsia 01 di Taman Sari Glodok yang terdampak," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, Sarjoko, Kamis (16/1).
Sarjoko menjelaskan, akses jalan masuk masuk menuju sekolah SDN Pinangsia 01 Taman Sari ditutup. Pasalnya, masih terdapat asap yang dikeluarkan dari kebakaran di Glodok Plaza.
Diketahui, proses pemadaman kebakaran yang melanda Glodok Plaza di Kelurahan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, masih berlangsung hingga Kamis pagi (16/1). Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Rabu malam (15/1) pukul 21.33 WIB, tetapi api belum sepenuhnya padam hingga Kamis (16/1).
Meskipun sudah berlangsung lebih dari 11 jam, proses pemadaman dilakukan secara berkala. Asap putih pun masih terlihat di sekitar lokasi kejadian pada pagi hari.
"Sehingga untuk sementara ini siswa belajar dirumah sampe situasi aman utk dapat dilaksanakannya pembelajaran di sekolah kembali," jelas Sarjoko.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, kebakaran itu menghanguskan lantai 7, 8, dan 9 Glodok Plaza.
Tim gabungan terus bekerja keras untuk mengendalikan situasi agar api tidak lagi membesar dan meluas. Hingga kini sudah terdapat 44 unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi guna mempercepat pemadaman.
"Sedang ditangani oleh 44 Unit Damkar, TRC BPBD, PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personil PSKB/Tagana Dinsos, Personil Polsek dan Personil Koramil," jelasnya.
Di tengah upaya pemadaman, tim gabungan berhasil mengevakuasi delapan orang pekerja yang sempat terjebak di dalam gedung pada Rabu malam. Korban, dengan rentang usia 35 hingga 63 tahun, kini telah mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan yang dikerahkan ke lokasi.
Adapun identitas korban yang berhasil dievakuasi sebagai berikut :
1. Usman
Umur : 55 Tahun
2. Nedi
Umur : 56 Tahun
3. Andi
Umur : 55 Tahun
4. Budiman Jusni
Umur : 63 Tahun
5. Mulyadi
Umur : 45 Tahun
6. Ali Gunawan
Umur : 62 Tahun
7. Gielim
Umur : 55 tahun
8. Susi
Umur : 35 Tahun