
Pramono Anung bersama Komunitas Wota dan Wibu di Little Tokyo Junction. (Istimewa)
JawaPos.com – Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung meminta kepada penyelenggara pemilu agar bersikap adil pada Pilkada Jakarta 2024. Dengan begitu, memberikan hasil yang nyata sesuai pilihan rakyat.
"Secara khusus saya dan Bang Doel berharap bahwa KPU, KPUD, Bawaslu, berlaku (adil) untuk betul-betul menjaga demokrasi ini," kata Pramono di Stadion Madya GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).
Selain itu, Pramono juga menyakini aparat penegak hukum akan bekerja maksimal menjaga keamanan. Sehingga tidak ada gangguan selama berjalannya puncak pilkada.
"Secara khusus kepada aparat saya yakin di Jakarta ini mereka akan menjaga keamanan dan demokrasi Jakarta yang sudah berjalan dengan baik," imbuhnya.
Di sisi lain, jelang hari pencoblosan atau pemungutan suara Pilkada Serentak 2024, Pramono optimistis bisa menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.
"Insya Allah tanggal 27 November nanti saya dan Bang Doel mudah-mudahan bismillah mendapatkan dukungan riil dari warga Jakarta dan menang satu putaran," pungkas Pramono.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
