Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2024 | 06.30 WIB

Jelang Penetapan Cabup-Cawabup, Tensi Politik di Kabupaten Bogor Kondusif

calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra Rudy Susmanto. (Istimewa) - Image

calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra Rudy Susmanto. (Istimewa)

JawaPos.com–Tensi politik Kabupaten Bogor jelang penetapan dan pendaftaran calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Bogor 2024-2029 sangat kondusif. Kondisi politik di Bumi Tegar Beriman itu sangat sejuk. Semua partai politik sepakat untuk membangun Kabupaten Bogor bersama-sama.

Harmonisnya kondisi politik Bumi Tegar Beriman semakin tampak ketika calon Bupati Bogor dari Partai Gerindra Rudy Susmanto menyambangi atau menggelar safari politik ke semua elite partai politik di Kabupaten Bogor. Safari politik itu menunjukkan sikap politik yang santun. Dia mengajak semua elite partai untuk sama-sama membangun Kabupaten Bogor.

Dalam satu pekan terakhir, Rudy Susmanto menyambangi semua kantor partai politik di Kabupaten Bogor. Yaitu PPP, Partai Demokrat, PDIP, Golkar, PAN, PKS, dan Nasdem.

”Membangun Kabupaten Bogor itu harus dilakukan bersama-sama dan tidak hanya oleh satu atau dua partai politik,” ujar Rudy.

Dia menambahkan, jika semua elite politik Bumi Tegar Beriman sudah satu frekuensi untuk membangun Kabupaten Bogor dengan kebersamaan visi, akan menjadi solusi yang tepat membawa banyak perubahan positif.

”Selain itu, hal tersebut juga akan menjadi jalan mulus terbentuknya koalisi istimewa yang dapat menambah keistimewaan Bumi Tegar Beriman,” tegas Rudy.

Sebelumnya, Partai Gerindra mengajak Partai Nasdem menjalin koalisi dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bogor. Ajakan tersebut disampaikan bakal calon bupati Bogor dari Partai Gerindra Rudy Susmanto.

”Kami Partai Gerindra mengajak Partai Nasdem. Kami punya kesamaan visi dan misi, punya kesamaan membangun Kabupaten Bogor bersama-sama. Mudah-mudahan Partai Nasdem berkoalisi dengan Partai Gerindra,” kata Rudy.

Rudy yang juga Ketua DPRD Kabupaten Bogor menyatakan sedang membangun komunikasi dengan partai politik di Kabupaten Bogor, usai menerima surat tugas dari DPP Gerindra untuk menjadi calon bupati Bogor. Termasuk soal siapa yang akan menjadi calon wakil bupati. Menurut dia, semua partai, termasuk Gerindra memiliki mekanisme dan kebijakan sendiri.

”Kami sampaikan bahwa DPP Partai Gerindra belum ada kesepakatan tertulis calon bupati dan wakil bupati. Politik masih dinamis, masih sangat mencair. Siapapun yang diputuskan nanti adalah untuk kebaikan Kabupaten Bogor,” papar Rudy.

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bogor Friedrich M Rumintjap mengatakan, partainya tidak memberi syarat apa pun bagi Gerindra untuk berkoalisi. Meski begitu, Nasdem Kabupaten Bogor akan fatsun pada keputusan pimpinan pusat.

”Tanpa syarat. Kami tanpa mahar. Kami melaksanakan dengan baik transparan dan sangat kekeluargaan. Kami pun akan mengusung yang terbaik yang akan maju,” kata Friedrich.

Jelang penetapan dan pendaftaran cabup dan cawabup Bogor 2024-2029, Rudy juga intens membuka ruang-ruang komunikasi dengan banyak elemen. Termasuk elemen keolahragaan.

”Saya menerapkan filosofi Sun Tzu yang dikenal sebagai ahli strategi da yang sangat tersohor. Ada filosofi the greatest victory is that which requires no battle atau kemenangan terbesar adalah kemenangan yang tidak memerlukan pertempuran. Namun, kemenangan itu diraih berkat strategi pendekatan gagasan dan tujuan soal bagaimana langkah-langkah terbaik dalam membangun kebersamaan menjadikan tagline Bogor Istimewa yang bisa diterima semua pihak,” tandas Rudy.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore