
Pegawai KPK gadungan berinisial YS di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (26/7). (M. Fikri Setiawan/Antara)
JawaPos.com–Indonesia Police Watch (IPW) minta kepolisian menelusuri asal-usul uang Rp 700 juta yang diserahkan ASN Pemerintah Kabupaten Bogor, kepada pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan.
”Yang perlu didalami adalah itu ASN Dinas Pendidikan itu punya uang Rp 700 juta dari mana, itu yang harus didalami,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso seperti dilansir dari Antara di Cibinong, Selasa (30/7).
Menurut dia, dugaan kasus pemerasan anggota KPK gadung berinisial YS kepada ASN Pemkab Bogor yang sedang digarap Polres Bogor dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengungkap dugaan praktik-praktik ilegal yang dipersoalkan YS.
”Apakah (uangnya) boleh pinjam, ataukah diperoleh menerima dari pihak-pihak ketiga. Kalau menerima dari pihak ketiga, dia (ASN) bisa kena gratifikasi itu,” ungkap Sugeng Teguh Santoso, yang akrab disapa STS itu.
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menjelaskan, tersangka YS menakut-nakuti korban dengan surat digital melalui telepon seluler berisi informasi pemanggilan dari institusi KPK atas kasus-kasus tertentu.
”Modus operandi yang dilakukan yang bersangkutan adalah dengan cara menunjukkan foto di mana ada surat panggilan terhadap para saksi yang menimbulkan ketakutan dari para saksi yang menjadi korban,” kata Rio.
Menurut dia, Polres Bogor hingga kini masih mendalami kasus tersebut, termasuk mencari tahu keterlibatan pihak-pihak lain dalam aksi YS. ”Akan kami laksanakan penyidikan hingga tuntas dan kami akan mencari kebenaran sejelas-jelasnya agar seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujar Rio Wahyu Anggoro.
Kapolres menjelaskan, tersangka YS memeras ASN Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Rp 700 juta.
”Korban mengalami kerugian sebesar Rp 700 juta dengan tiga kali penyerahan,” ungkap Rio Wahyu Anggoro.
Peristiwa pemerasan itu menimpa beberapa aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, salah satunya seorang kasi berinisial YT. Rio menjelaskan uang senilai Rp 700 juta itu diserahkan para korban kepada YS sebanyak tiga kali sejak 2023. Pada Januari 2023 diserahkan Rp 350 juta di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Kemudian pada April 2024 korban kembali menyerahkan uang Rp 50 juta di wilayah Cibinong dan pada 3 April 2024 korban kembali menyerahkan uang sebesar Rp 300 juta kepada YS di Rest Area Gunungputri.
Dari peristiwa pemerasan terhadap ASN Pemkab Bogor, polisi menyita uang tunai Rp 300 juta, dua unit mobil mewah milik tersangka jenis Porsche putih bernomor polisi B 1556 XD dan Toyota Alphard putih bernomor polisi F 1398 CE, dua unit telepon seluler, serta dua buku tabungan BCA.
”Satu mobil Porsche berikut STNK dan kunci mobil yang berkaitan dengan kemarin kejadian jam 13.30 WIB, kemudian satu unit mobil Alphard yang keterkaitannya adalah terjadi pada awal bulan Januari 2023,” kata Rio.
Tersangka YS yang berprofesi sebagai kontraktor ini terancam dijerat pasal 368 dan 378 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. Sebelumnya, pada Kamis (25/7) sore, KPK menyampaikan telah menangkap seorang pria berinisial YS atas dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
”Tim mengamankan orang dimaksud di rumah makan di Kabupaten Bogor sekitar pukul 13.30 WIB,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (25/7).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
