
Ilustrasi PMB DKI Jakarta 2025 (www.ppdb.jakarta.go.id)
JawaPos.com - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mengevaluasi masalah kuota dan jangkauan jarak jalur zonasi dalam Penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2024. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Sholikhah mengaku mendapat banyak keluhan dari sejumlah Calon Peserta Didik Baru (CPDB) karena tempat tinggalnya tidak masuk ke dalam jangkauan jalur zonasi. Padahal, jarak rumah ke sekolah tak jauh.
“Saya temukan salah satu kasus, di wilayah sekolah ternyata hanya satu RT saja (yang masuk dalam zonasi). Padahal ada RT lain juga yang ada di dekatnya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/6).
"Nah, ini perlu perapihan dan pengawasan juga. Padahal hanya berbatasan dengan jalan, tetapi tidak masuk,” sambungnya.
Oleh karena itu, Solikhah meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI mempersiapkan ketersediaan kursi untuk CPDB. Sebab banyak sekolah yang jangkauan zonasinya luas, namun ketersediaan kursinya terbatas.
“Kita menginginkan PPDB semakin tahun semakin baik. Apalagi jalur zonasi, kebutuhan siswa untuk masuk ke sekolah itu rasionya memang tidak sepadan. Lebih banyak para peserta didik yang akan masuk dibandingkan ketersediaan bangku, ini masih jadi PR buat kita,” papaarnya
Ia berharap, PPDB tahun depan di DKI semakin membaik dalam pelayanan dan pelaksanannya. Sehingga pemerataan zonasi terhadap masyarakat dapat dirasakan manfaatnya.
“Mudah mudahan ini akan terus diperbaiki. Kita sempurnakan sehingga tidak terjadi di masyarakat kegaduhan atau keriuhan pada PPDB khusus jalur zonasinya,” pungkas Solikhah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
