Kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta, Kamis (27/6). (Dokumentasi pribadi)
JawaPos.com–Memasuki musim liburan kenaikan kelas, jadi momen anak-anak melakukan khitanan. Menurut Ketua Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) Didi Supandi, khitan bukan saja menunaikan syariat atau ajaran Islam. Tetapi juga membentuk generasi unggul dan sehat sejak dini.
Keterangan tersebut disampaikan Didi pada pelaksanaan khitanan massal yang diselenggarakan PPIJ pada Kamis (27/6). Kegiatan khitanan massal itu, diikuti 151 anak. Acara yang diselenggarakan PPIJ atau dikenal sebagai Jakarta Islamic Center (JIC) itu, sekaligus dalam rangka menyemarakkan HUT ke-497 DKI Jakarta.
Didi menekankan pentingnya syariat khitanan dalam agama Islam. Yaitu sebagai bagian membentuk anak-anak saleh, generasi terbaik yang dimulai sejak dini.
”Khitanan anak saleh ini adalah bagian dari perintah agama,” kata Didi Supandi.
Yaitu dalam rangka menyiapkan anak yang saleh, menyiapkan generasi terbaik yang dimulai sejak dini. Lebih lanjut Didi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan terlibat dalam kegiatan Khitanan Massal Anak Sholeh. Terutama kepada PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus mendukung kegiatan-kegiatan di Jakarta Islamic Centre. Dia berharap kegiatan di JIC dapat terus memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat di Jakarta Utara dan sekitarnya.
”Mudah-mudahan pada kegiatan yang lainnya juga memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa Indonesia,” tambah Didi Supandi.
Didi juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Rumah Sakit Harapan Jayakarta Jakarta. Dia berharap kerja sama dengan RS Harapan Jayakarta bisa berlanjut dalam acara-acara yang akan diselenggarakan PPIJ.
Sementara itu, ketua panitia pelaksanaan Khitanan Anak Sholeh Hanny Fitriyah menjelaskan, program itu telah dilakukan secara rutin di Jakarta Islamic Centre. Khitanan Anak Sholeh merupakan program spesial tahunan yang diselenggarakan Jakarta Islamic Centre.
”Karena menjadi salah satu bagian mewujudkan generasi sehat, bersih, dan saleh bersama Jakarta Islamic Centre,” terang Hanny.
Tahun ini jumlah anak yang mengikuti khitanan massal sebanyak 151 orang anak. Mereka tidak dipungut biaya. Hanny berharap dengan dilaksanakannya kegiatan khitanan massal, anak-anak yang telah dikhitan menjadi anak-anak saleh yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
