
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman api yang melanda hotel AllNite & Day di Tangerang Selatan. (HO/Damkar Tangsel)
JawaPos.com - Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menduga Hotel AllNite & Day Alam Sutera tidak memenuhi standar proteksi pencegahan bencana kebakaran, dikutip dari ANTARA.
"Laporan yang saya terima diduga manajemen tidak melakukan pelatihan penanganan kebakaran kepada karyawannya. Serta ditemukan tidak memilik proteksi alat keamanan kebakaran," ucap Benyamin di Tangerang, Banten, Rabu (12/6).
Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan gedung yang dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel bahwa Hotel Allnite & Day yang berada di gedung lantai 6 di Kawasan Alam Sutera, Serpong tidak menerapkan standar pencegahan kebencanaan.
Baca Juga: 3 Keistimewaan Introvert dalam Menghadapi Masalah yang Mampu Menstabilkan Emosinya Tanpa Banyak Cerita
Sehingga, saat terjadinya insiden kebakaran pada Sabtu (8/6) lalu, tak bisa mengantisipasinya.
"Kita akan lihat seperti apa jenis pelanggarannya, kalau umpamanya ketidaksengajaan mungkin kita minta untuk mereka membangun komitmen. Tapi karena kesengajaan tidak mustahil kita berikan surat peringatan," tutur dia.
Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, jika di hotel tersebut berdasarkan pengecekan tidak memenuhi standar proteksi kebakaran.
Baca Juga: Ada Scorpio yang Memiliki Indra Keenam Bawaan, 4 Zodiak Ini Dikenal dengan Intuisi Terkuat
"Hasil pengecekan memang tidak ada hidran, alarm dan springkel. Mestinya setiap bangunan gedung empat lantai ke atas minimal punya hidran. Harusnya ada springkel di ruangan-ruangan itu yang tersambung ke hidran. Kemudian ada api tinggal dipencet maka bunyi alarm terdengar," jelas Ahmad.
Ia menyebut, pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat kepada pengelola hotel tersebut terkait pemenuhan proteksi kebakaran. Pertama pada 2022, pengelola Hotel AllNite & Day beralasan sedang renovasi gedung serta periode Januari dan Juni 2023, pun berdalil hal yang sama.
"Kita mau periksa sistem proteksinya sesuai standar atau tidak tapi ditolak lagi. Dengan alasan masih renovasi. Masih tidak welcome," kata dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
