Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 April 2024 | 00.41 WIB

Saat Bagian Tubuhnya dan Berdarah saat BAB, Ternyata Bocah di Cengkareng Ini Dilecehkan Saudaranya

Ilustrasi pelecehan anak. Andre Angkawijaya/Antara

JawaPos.com - Seorang anak berinisial N di Cengkareng, Jakarta Barat, yang berusia lima tahun mengeluhkan sakit bagian tubuhnya saat buang air besar (BAB). Saat BAB, anak itu juga dikabarkan mengeluarkan darah.

Usai mendapat laporan dan melakukan penyelidikan, pihak kepolisian menyimpulkan jika N menjadi korban pelecehan seksual oleh pria berinisial E yang merupakan keluarga dari anak tersebut.

"Sudah ditangani oleh bagian PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Metro Jakarta Barat. Laporannya masuk PPA Polres," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (18/4).

Hal senada juga dibenarkan Kepala Unit (Kanit) PPA Polres Metro Jakarta Barat AKP Reliana. "Iya, sedang kami tangani," katanya.

Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kapan persisnya kejadian pelecehan, laporan masuk ke pihak Kepolisian dan langkah yang sedang diterapkan kepada korban maupun pelaku.

Untuk diketahui, kasus pelecehan itu terungkap setelah N mengeluhkan sakit pada bagian tubuhnya saat akan buang air besar (BAB). Bibi korban, Nurhayati mengatakan bahwa N menangis kesakitan saat akan BAB.

"Katanya pas BAB itu anak berdarah. Kenapa berdarah? Namanya anak gak tau ya nangis doang. Itu Taunya dari ibu (neneknya) katanya diituin (dilecehkan)," kata Nurhayati.

Korban N, kata Nurhayati, sering bermain ke rumah E. Bahkan N kerap dijemput untuk bermain ke rumahnya yang tidak jauh dari rumah korban.

"Kalau bilang dekat ya dekat, karena si N ini tiap hari diberi Hp, jadi betah di rumah neneknya. Dipancingnya pakai Hp, namanya anak kecil," kata Nurhayati.

Nurhayati menuturkan bahwa dari pengakuan pelaku yang saat ini telah diamankan pihak kepolisian, aksi bejat itu telah dilakukan sejak sebelum tahun baru kemarin.

Korban, kata Nurhayati, juga mengaku kepada ayahnya bahwa ia dilecehkan oleh pelaku E. "Akhirnya bapak sama emaknya, laki bini nangis. Kata saya jangan ditangisin, sono ke rumah pelaku ngapain ditangisin," kata Nurhayati.



Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore