
ILUSTRASI: KRL anjlok hingga keluar rel. (Istimewa)
JawaPos.com - Rangkaian commuter line (KRL) mengalami anjlok pada lintas Kampung Bandan-Stasiun Rajawali, Sabtu (13/4) pagi. KRL yang anjlok itu diketahui merupakan KRL KA 5508 relasi Kampung Bandan-Cikarang via Pasar Senen KM 1+3/4 sekitar pukul 07.00 WIB.
Atas kejadian itu, KAI Commuter melakukan evakuasi terhadap para penumpang dan melakukan rekayasa operasional untuk KRL lainnya yang terdampak KRL anjlok tersebut.
"Penanganan pengguna pada rangkaian seluruhnya sudah dievakuasi ke tempat aman dan tidak ada korban atas kejadian tersebut," ujar External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter Leza Arlan kepada wartawan, Sabtu (13/4).
Hingga pukul 09.00 WIB, ia mengatakan petugas terkait di lokasi masih fokus untuk melakukan proses evakuasi rangkaian KRL dan melakukan normalisasi jalur rel.
"KAI Commuter memohon maaf atas adanya kendala perjalanan Commuter Line pada lintas Stasiun Kampung Bandan - Stasiun Rajawali pada Sabtu pagi (13/4) imbas anjlok nya Commuter Line," ucapnya.
Atas kejadian itu, Leza mengungkapkan bahwa KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line relasi Cikarang/Bekasi - Kampungbandan via Pasar Senen maupun perjalanan Commuter Line Cikarang/Bekasi - Kampungbandan via Manggarai.
Baca Juga: Kronologi Balon Bermercon Rusak Rumah dan Mobil Terjadi di Dua Lokasi Berbeda di Kabupaten Magelang
"Di lokasi perjalanannya hanya menggunakan satu jalur," jelasnya.
"Untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan proses pekerjaan evakuasi di lokasi, KAI Commuter juga melakukan pengaturan pembatasan kecepatan perjalanan kereta saat melintas di lokasi," pungkas Leza.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
